Jawab Keluhan Warga, Jalan Rambutan Pekanbaru Kini Dibangun Menyeluruh dari Ujung ke Ujung

Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Pemerintah Kota Pekanbaru mempercepat perbaikan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Kali ini, perhatian difokuskan pada Jalan Rambutan, Kecamatan Marpoyan Damai, salah satu ruas penting yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan dari kawasan permukiman menuju pusat aktivitas kota.

Perbaikan Jalan Rambutan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemko Pekanbaru dalam meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan. Setelah sebelumnya pengerjaan dilakukan di sejumlah ruas seperti Jalan Teluk Leok, Jalan Bunga Raya, dan Jalan Rindang, kini giliran Jalan Rambutan yang mendapatkan pembenahan secara menyeluruh.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memastikan, pekerjaan dilakukan dari satu ujung hingga ujung lainnya. Langkah tersebut diambil agar hasil pembangunan tidak bersifat tambal sulam, melainkan benar-benar mampu meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dalam jangka panjang.

Menurut Agung, Jalan Rambutan memiliki peran strategis karena menjadi jalur penghubung bagi masyarakat di kawasan Marpoyan Damai dan sekitarnya. Tingginya mobilitas kendaraan setiap hari membuat kondisi jalan yang baik menjadi kebutuhan mendesak.

“Insyaallah pengerjaannya kita kebut maksimal. Dari ujung ke ujung akan kita benahi agar masyarakat bisa menikmati jalan yang lebih nyaman,” ujar Agung, Senin (1/6/2026).

Perbaikan jalan ini juga menjadi respons atas berbagai laporan dan keluhan masyarakat yang disampaikan kepada pemerintah daerah dalam beberapa bulan terakhir. Sejumlah titik kerusakan dinilai mulai mengganggu aktivitas warga dan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat hujan turun.

Baca Juga:  Libur Panjang Dongkrak Trafik Tol Riau, Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar Naik Hampir 54 Persen

Karena itu, pemerintah memilih melakukan perbaikan secara komprehensif melalui metode overlay atau pengaspalan ulang. Sistem ini dinilai lebih efektif untuk memperpanjang usia jalan dibandingkan sekadar menutup lubang pada titik-titik tertentu.

Saat ini proses pengerjaan telah memasuki tahap penghamparan lapisan dasar atau base jalan. Tahapan tersebut menjadi fondasi penting sebelum dilakukan pengaspalan akhir yang akan menentukan kualitas permukaan jalan.

Di sisi lain, pemerintah juga menyadari proses pengerjaan akan berdampak pada arus lalu lintas. Jalan Rambutan dikenal sebagai salah satu ruas dengan tingkat kendaraan yang cukup tinggi, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.

Untuk itu, Agung meminta masyarakat memahami kondisi yang terjadi selama masa pembangunan berlangsung. Kemacetan dan perlambatan arus kendaraan diperkirakan akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan hingga pekerjaan selesai.

“Kami mohon pengertian masyarakat. Selama pengerjaan mungkin ada sedikit gangguan perjalanan dan kemacetan sementara. Namun ini dilakukan demi kenyamanan bersama setelah proyek selesai,” katanya.

Pembangunan infrastruktur jalan sendiri menjadi salah satu isu yang paling banyak mendapat perhatian masyarakat perkotaan. Kondisi jalan yang baik tidak hanya meningkatkan kenyamanan berkendara, tetapi juga berdampak langsung terhadap efisiensi transportasi, distribusi barang, hingga pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca Juga:  Lo Kheng Hong Bongkar Alasan Tak Suka Menabung di Bank, Investor di Riau Perlu Tahu Cara Uang Bekerja

Bagi warga Marpoyan Damai, perbaikan Jalan Rambutan diharapkan mampu mengurangi waktu tempuh perjalanan yang selama ini kerap terganggu akibat kerusakan jalan. Selain itu, kualitas jalan yang lebih baik juga berpotensi menekan biaya perawatan kendaraan masyarakat.

Langkah percepatan pembangunan yang dilakukan Pemko Pekanbaru menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Infrastruktur yang memadai menjadi salah satu fondasi penting bagi pertumbuhan kota yang terus berkembang.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pekanbaru menghadapi tantangan besar terkait peningkatan jumlah kendaraan dan pertumbuhan kawasan permukiman. Kondisi tersebut menuntut pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas jaringan jalan agar mobilitas warga tetap berjalan lancar.

Karena itu, perbaikan Jalan Rambutan tidak hanya dipandang sebagai proyek pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, pembenahan ruas jalan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan konektivitas yang lebih baik antarwilayah di Kota Pekanbaru.

Dengan pengerjaan yang terus dikebut, masyarakat kini menaruh harapan besar agar Jalan Rambutan segera dapat digunakan secara optimal. Jika selesai sesuai target, ruas jalan tersebut diyakini akan memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi, mobilitas warga, serta kenyamanan berkendara di salah satu kawasan padat penduduk Pekanbaru. (kps)

Tinggalkan Balasan