PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Rumah dua lantai di Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Sail, Pekanbaru, Senin (17/8/2026) hangus dilalap api. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Pekanbaru harus mengerahkan tujuh armada untuk mencegah kobaran menjalar ke bangunan sekitarnya.
Kebakaran rumah dua lantai itu dilaporkan warga kepada DPKP Pekanbaru pukul 01.18 WIB. Laporan tersebut kemudian segera ditindaklanjuti petugas.
Koordinator Bidang Komunikasi dan Informasi DPKP Kota Pekanbaru, Duul Gamar mengatakan, armada pemadam diberangkatkan hanya dua menit setelah laporan diterima. Petugas tiba di lokasi pada pukul 01.24 WIB untuk langsung melakukan penanganan.
“MPK berangkat pukul 01.20 WIB dan tiba di lokasi pukul 01.24 WIB,” ujar Duul Gamar saat mengonfirmasi data penanganan DPKP Pekanbaru, Senin (17/8/2026).
Setibanya di lokasi, petugas tidak hanya berfokus memadamkan sumber api. Upaya melokalisasi kobaran menjadi bagian penting dari operasi karena rumah yang terbakar berada di kawasan dengan bangunan lain di sekitarnya.
Petugas melakukan pemadaman, penyekatan area, hingga proses pendinginan. Penanganan berlangsung selama hampir tiga jam hingga operasi dinyatakan selesai sekitar pukul 04.05 WIB.
Bangunan yang terbakar diketahui merupakan rumah dua lantai dengan ukuran keseluruhan sekitar 15 x 20 meter. Dari bangunan tersebut, area yang terdampak kobaran api diperkirakan mencapai 10 x 15 meter.
Api Berhasil Dicegah Menjalar
Salah satu titik krusial dalam penanganan kebakaran tersebut adalah keberadaan bangunan lain di sekitar rumah yang terbakar. Di bagian belakang terdapat rumah warga bernama Okta, sementara di sisi kanan terdapat rumah dinas Imigrasi.
Kondisi itu membuat pengendalian kobaran menjadi penting agar api tidak meluas dan menambah jumlah bangunan yang terdampak.
Petugas akhirnya berhasil menyekat kobaran sehingga dua bangunan di sekitar lokasi dapat diselamatkan. Posisi rumah yang berbatasan langsung dengan akses jalan di bagian depan dan kiri juga membantu petugas dalam melakukan isolasi titik api.
Duul Gamar memastikan kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. “Korban jiwa maupun korban luka tidak ada dalam kejadian ini,” katanya.
Tidak adanya korban menjadi salah satu catatan penting dalam peristiwa tersebut. Namun, besarnya bagian bangunan yang terdampak menunjukkan kebakaran tetap menyebabkan kerusakan material yang signifikan.
Operasi Berakhir Setelah Pendinginan
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Tahap pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi bara atau titik panas yang berpotensi memicu munculnya api kembali.
Seluruh proses penanganan baru berakhir sekitar pukul 04.05 WIB. Setelah kondisi dinilai aman, armada DPKP ditarik kembali ke pos masing-masing.
Dalam operasi tersebut, petugas juga menghadapi kendala teknis berupa kebocoran pada dua rol selang berukuran satu setengah inci. Meski demikian, proses pemadaman dan pendinginan tetap dapat diselesaikan.
Hingga penanganan berakhir, DPKP Kota Pekanbaru belum menyampaikan taksiran kerugian material akibat kebakaran tersebut. Penyebab pasti munculnya api juga masih belum diketahui berdasarkan data penanganan yang dikonfirmasi DPKP.
Peristiwa di Jalan Chairil Anwar kembali menunjukkan pentingnya kecepatan laporan ketika kebakaran terjadi. Dalam kejadian ini, laporan warga pada pukul 01.18 WIB langsung diikuti pemberangkatan armada dua menit kemudian.
Kecepatan tersebut menjadi bagian penting dalam mencegah api meluas, terutama ketika bangunan yang terbakar berada berdekatan dengan rumah warga maupun fasilitas lainnya.
DPKP Kota Pekanbaru mengimbau masyarakat segera melaporkan setiap potensi kebakaran agar petugas dapat melakukan penanganan sedini mungkin.
Masyarakat dapat menghubungi hotline darurat DPKP Kota Pekanbaru di 0761-22382 atau melalui WhatsApp 0851-8607-0113.
Dalam kasus kebakaran, laporan yang cepat menjadi langkah awal untuk memperkecil risiko kerusakan dan mencegah kobaran api menjalar ke bangunan lain. (mcr)






