PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Sebaran titik panas atau hotspot di Riau mencapai 176 titik, Senin (7/9/2026) pagi. Kabupaten Indragiri Hulu menjadi wilayah dengan konsentrasi hotspot paling tinggi, yakni 69 titik.
Data tersebut berdasarkan pembaruan Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Indah DN, Senin pukul 07.00 WIB.
Jumlah hotspot tidak tersebar merata di seluruh wilayah Riau. Beberapa daerah tercatat memiliki konsentrasi titik panas jauh lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya.
Indragiri Hulu berada di posisi teratas dengan 69 hotspot. Jumlah tersebut menjadi yang paling banyak dibandingkan kabupaten dan kota lain di Riau.
Di bawahnya, Bengkalis mencatat 26 titik panas. Kemudian Indragiri Hilir dengan 21 titik dan Kota Dumai sebanyak 20 titik.
Pelalawan dan Siak masing-masing terpantau memiliki 12 hotspot. Sementara Kepulauan Meranti mencatat delapan titik. Adapun Kuantan Singingi terdapat empat hotspot. Rokan Hilir dan Rokan Hulu masing-masing terpantau dua titik panas.
Dengan demikian, perhatian terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan perlu diarahkan terutama ke wilayah yang memiliki konsentrasi hotspot lebih tinggi.
Sumatera Selatan Paling Banyak
Sebaran titik panas pada pagi hari itu tidak hanya terjadi di Riau. Di kawasan Sumatera, BMKG mencatat terdapat 2.395 hotspot.
Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah tertinggi, yakni 1.493 titik. Posisi berikutnya ditempati Jambi dengan 285 titik, Kepulauan Bangka Belitung 215 titik, Riau 176 titik dan Lampung 145 titik.
Data tersebut menunjukkan aktivitas titik panas masih cukup tinggi di sejumlah wilayah Sumatera.
Riau Diprediksi Kabur dan Berawan
Di Riau, kondisi cuaca, Senin diprakirakan didominasi udara kabur hingga berawan. Kondisi tersebut dapat terjadi mulai pagi, siang, sore, malam hingga dini hari.
Hujan ringan berpeluang turun pada siang hingga sore hari di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Pelalawan, Siak, dan Kepulauan Meranti.
Suhu udara diprakirakan berada pada rentang 23-34 derajat Celsius. Tingkat kelembapan berkisar 50-95 persen.
Angin bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan sekitar 10–30 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan Riau, tinggi gelombang diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter. Kondisi tersebut masih masuk kategori rendah.
Data pembaruan BMKG pada pukul 07.00 WIB mencatat, belum terdapat peringatan dini cuaca untuk wilayah Riau. (zul)






