PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Sebanyak 170 titik panas atau hotspot terdeteksi di sejumlah wilayah Riau, Senin (7/9/2026) pukul 23.00 WIB malam tadi. Indragiri Hulu menjadi daerah dengan jumlah hotspot paling tinggi.
Pemantauan mencatat 135 titik panas berada di wilayah tersebut. Jumlah itu jauh lebih banyak dibandingkan daerah lain di Riau.
Berdasarkan data pemantauan, Bengkalis berada di posisi berikutnya dengan 42 hotspot.
Dumai tercatat memiliki 23 titik panas. Kemudian Indragiri Hilir 18 titik dan Siak 11 titik. Kampar dan Pelalawan masing-masing terpantau memiliki 10 hotspot.
Sementara Kepulauan Meranti tercatat sembilan titik. Kuantan Singingi, Rokan Hilir, dan Rokan Hulu masing-masing terdeteksi empat hotspot.
Data tersebut menunjukkan titik panas tersebar di sejumlah wilayah Riau dengan konsentrasi tertinggi berada di Indragiri Hulu.
Sumatera Selatan Catat Hotspot Terbanyak
Di tingkat regional Sumatera, jumlah hotspot yang terpantau mencapai 2.121 titik. Sumatera Selatan menjadi daerah dengan konsentrasi hotspot tertinggi, yakni 1.218 titik.
Setelah itu, Jambi mencatat 212 hotspot dan Bangka Belitung 164 titik. Lampung berada di angka 128 titik, sedangkan Kepulauan Riau terpantau 66 hotspot.
Sumatera Barat memiliki 37 titik panas dan Sumatera Utara 26 titik.
Munculnya titik panas di berbagai wilayah menjadi salah satu indikator yang perlu terus dipantau, terutama ketika kondisi cuaca dan lingkungan mendukung potensi kebakaran.
Di Riau, perhatian khusus berada di Indragiri Hulu karena jumlah hotspot yang terdeteksi mencapai 135 titik.
Data hotspot sendiri menjadi bagian dari pemantauan kondisi lingkungan dan dapat digunakan sebagai informasi awal untuk menentukan wilayah yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.
Masyarakat di daerah dengan temuan hotspot diharapkan tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan dan hutan serta melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran di sekitar lingkungan mereka. (mcr)






