Riau  

Hujan Mulai Bersihkan Udara Pekanbaru, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Riau

Kualitas udara Pekanbaru mulai membaik setelah hujan, tetapi masih kategori sedang. BMKG memprakirakan hujan dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Riau. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah Riau, Rabu (26/8/2026) dini hari mulai membawa perubahan terhadap kualitas udara Pekanbaru. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 turun dan tercatat 39,7 mikrogram per meter kubik pada pukul 08.00 WIB.

Angka tersebut menempatkan kualitas udara Pekanbaru dalam kategori sedang. Meski membaik setelah hujan, kondisi udara belum masuk kategori baik sehingga masyarakat tetap perlu memperhatikan kondisi lingkungan sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

Hujan menjadi salah satu faktor yang membantu membersihkan partikulat yang sebelumnya terakumulasi di udara. Kondisi ini menjadi penting di tengah masih adanya titik panas di sejumlah wilayah Riau.

Di saat kualitas udara mulai membaik, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru justru memprakirakan potensi hujan masih cukup luas sepanjang Rabu.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Ranti Kurniati mengatakan, hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di sejumlah daerah, terutama pada sore hingga malam hari.

“Pada pagi hari hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Siak, Kampar, dan Kota Pekanbaru,” ujar Ranti dalam informasi prakiraan cuaca Riau, Rabu (26/8/2026).

BACA JUGA :  Karhutla Pelalawan Makin Parah, Status Tanggap Darurat Ditetapkan Hingga 6 September 2026

Kondisi cuaca kemudian diprakirakan berubah pada siang hari. Udara kabur hingga cerah berawan berpeluang mendominasi sejumlah wilayah sebelum potensi hujan kembali meningkat menjelang sore.

Ranti mengatakan, hujan ringan hingga sedang pada sore sampai malam berpotensi terjadi di wilayah yang lebih luas.

“Pada sore hingga malam hari hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Siak, Bengkalis, Rokan Hulu, Kampar, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Pelalawan, dan Kota Pekanbaru,” katanya.

Pada dini hari, peluang hujan ringan masih terdapat di sebagian wilayah Rokan Hilir, Kuantan Singingi dan Kota Dumai.

Namun, masyarakat tidak hanya perlu memperhatikan peluang hujan. BMKG juga mengeluarkan peringatan terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Kondisi tersebut berpotensi terjadi pada malam hari di sebagian wilayah Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, Pelalawan dan Kota Pekanbaru.

“Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Kota Pekanbaru pada malam hari,” ujar Ranti.

BACA JUGA :  Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Mengintai Riau, 6 Wilayah Ini Diminta Waspada

Suhu Riau Capai 34 Derajat
Selain hujan, kondisi atmosfer Riau pada Rabu juga ditandai dengan suhu udara yang cukup tinggi. BMKG memprakirakan suhu udara berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius.

Kelembapan udara diprakirakan berada pada rentang 50 hingga 95 persen. Sementara angin bertiup dari barat laut hingga utara dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.

Untuk wilayah perairan, kondisi gelombang relatif rendah. Tinggi gelombang di perairan Riau diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter.

“Untuk perairan Riau, tinggi gelombang diprakirakan 0,5-1,25 meter atau kategori rendah,” jelas Ranti.

Perubahan kualitas udara Pekanbaru setelah hujan menjadi perhatian karena kondisi udara sebelumnya dipengaruhi keberadaan partikulat halus. PM2.5 merupakan partikulat berukuran sangat kecil yang dapat berada di udara dan menjadi salah satu parameter dalam pemantauan kualitas udara.

Dengan konsentrasi 39,7 µg/m³, udara Pekanbaru pada Rabu pagi belum masuk kategori baik. Karena itu, masyarakat terutama kelompok sensitif tetap disarankan memperhatikan perkembangan kualitas udara sebelum beraktivitas di luar ruangan.

Potensi hujan yang masih muncul di sejumlah wilayah Riau dapat membantu menekan partikulat di atmosfer. Namun, kondisi kualitas udara tetap dapat berubah mengikuti perkembangan cuaca dan sumber partikulat di lapangan.

BACA JUGA :  Siak Dikepung Asap, 35 Hari Tanpa Hujan: Pemkab Siapkan Sholat Istisqa dan Opsi Liburkan Sekolah

Bagi masyarakat Pekanbaru, perkembangan tersebut membuat informasi cuaca dan kualitas udara menjadi sama pentingnya. Terutama ketika aktivitas luar ruangan meningkat dan cuaca dapat berubah dari cerah berawan menjadi hujan dalam waktu relatif singkat.

BMKG juga mengingatkan masyarakat di wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat agar mewaspadai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut terutama perlu diperhatikan pada malam hari di sejumlah kabupaten dan Kota Pekanbaru.

Untuk saat ini, hujan memberikan dampak positif terhadap kualitas udara Pekanbaru. Namun, masyarakat tetap perlu mengikuti perkembangan terbaru karena kondisi atmosfer Riau masih dinamis sepanjang hari. (mcr)