Disorot APPI, Semen Padang FC Tuntaskan Hak Pemain Musim Lalu

Manajemen Semen Padang FC kini telah melunasi semua hak pemain. (Foto: Dok. FokusRiau.Com)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Semen Padang FC mengambil langkah cepat, setelah kewajiban finansial klub terhadap pemain mendapat sorotan APPI.

Manajemen Kabau Sirah memastikan, hak salah satu pemain dari skuad musim lalu telah dibayarkan pada Selasa, 1 September 2026.

Penyelesaian itu dilakukan setelah klub menuntaskan proses verifikasi administrasi. Dokumen yang sebelumnya menghambat pencairan juga telah dilengkapi.

General Manager Semen Padang FC Denny Shulton menyebut keterlambatan tersebut berkaitan dengan persoalan teknis di internal klub.

Administrasi Jadi Kendala Pencairan
Denny mengatakan, manajemen langsung melakukan koordinasi untuk mempercepat penyelesaian kewajiban tersebut.

Menurut dia, proses verifikasi harus diselesaikan sebelum hak pemain dapat dicairkan. Setelah seluruh dokumen dinyatakan lengkap, pembayaran kepada pemain bersangkutan akhirnya dapat diproses hingga selesai.

“Seluruh alur verifikasi administrasi dan pencairan hak pemain bersangkutan telah tuntas diselesaikan hari ini,” ujar Denny, dikutip dari situs resmi Semen Padang FC, Selasa (1/9/2026).

Dijelaskan, persoalan sebelumnya tidak berkaitan dengan pengabaian kewajiban pemain. Kendala terjadi pada proses administrasi dan kelengkapan dokumen internal klub.

Respons Sorotan APPI
Langkah manajemen tersebut menjadi respons atas perhatian APPI terhadap pemenuhan hak pesepakbola profesional.

APPI sebelumnya menyoroti kewajiban finansial sejumlah klub terhadap pemain. Kondisi tersebut mendorong klub untuk memastikan persoalan administrasi dan pembayaran segera diselesaikan.

Bagi Semen Padang FC, penyelesaian hak satu pemain tersebut menjadi bagian dari pembenahan tata kelola klub.

Manajemen juga menegaskan komitmennya untuk memenuhi hak pemain dan menjaga kesejahteraan seluruh anggota tim.

Denny menyebut, Semen Padang FC memiliki pengalaman dalam menyelesaikan kewajiban klub yang berkaitan dengan administrasi dan tata kelola.

Salah satu indikatornya adalah status klub yang telah terbebas dari sanksi transfer ban FIFA. Dengan penyelesaian kewajiban terhadap pemain musim lalu, manajemen berharap pengelolaan klub dapat berjalan lebih rapi.

Transparansi administrasi juga diharapkan menjadi bagian dari pengelolaan Semen Padang FC ke depan.

Manajemen turut menyampaikan apresiasi kepada APPI atas perhatian terhadap hak pemain. Dukungan suporter juga disebut menjadi bagian penting dalam perjalanan klub. (jig)