Udara Pekanbaru Masih Tak Sehat, AQI Tembus 162 dan PM2.5 Capai 72,2 µg/m³

Kualitas udara Pekanbaru masuk kategori tidak sehat dengan AQI 162. BMKG juga memperingatkan potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang di Riau. (Foto: FokusRiau.Com)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Warga Kota Pekanbaru harus terus meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan asap karhutla. Sabtu (24/10/2026) pagi, kualitas udara masih berada dalam kategori tidak sehat.

Data IQAir pukul 10.00 Wib menunjukkan, Indeks Kualitas Udara (AQI) mencapai 162, dengan partikel halus PM2.5 sebagai polutan utama.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diimbau membatasi kegiatan di luar ruangan, terutama aktivitas fisik yang menguras tenaga. Warga yang akan bepergian, disarankan menggunakan masker respirator N95 guna membantu menyaring partikel halus berbahaya bagi saluran pernapasan.

Berdasarkan data IQAir, konsentrasi PM2.5 di Pekanbaru pukul 10.00 WIB mencapai 71,5 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Angka tersebut menunjukkan tingginya paparan partikel halus yang dapat terhirup hingga ke bagian dalam paru-paru.

Paparan partikel PM2.5 berisiko mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan atau penyakit jantung.

Baca Juga :  UMP Riau 2027 Masih Gelap, Disnakertrans Tunggu Aturan Pusat

Data pemantauan juga mencatat, suhu udara berada di angka 25 derajat Celsius. Kecepatan angin sekitar 1 kilometer per jam, sedangkan kelembapan mencapai 98 persen.

Dalam kondisi udara tercemar, masyarakat dianjurkan mengurangi waktu beraktivitas di luar rumah. Jendela dan pintu juga sebaiknya ditutup ketika asap dari luar masuk ke lingkungan tempat tinggal.

Asap Berpotensi Bertahan di Tengah Cuaca Berawan
Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, potensi hujan di sejumlah daerah, disertai peringatan dini mengenai kemungkinan hujan sedang hingga lebat, petir dan angin kencang.

Prakiraan BMKG menunjukkan kekaburan udara akibat asap berpotensi terjadi di Pekanbaru pada pagi dan siang hari, dengan kondisi cuaca berawan.

Pagi hari, hujan dengan intensitas ringan dan sedang terpantau terjadi di sejumlah wilayah, meliputi Kota Dumai serta Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kampar, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, dan Pelalawan.

Baca Juga :  11 Titik Panas Terdeteksi di Riau, BMKG Prediksi Malam Nanti Turun Hujan Disertai Petir

Memasuki siang hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan meluas ke sejumlah daerah lainnya. Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kota Pekanbaru, Kota Dumai, serta Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, dan Bengkalis.

Sementara itu, pada sore hingga malam hari, kondisi udara masih berpotensi mengalami kekaburan akibat asap. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Provinsi Riau.

Pada dini hari, hujan ringan berpeluang turun di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hilir.

Warga Diminta Tetap Waspada
Kondisi udara tidak sehat dan perubahan cuaca menjadi dua hal yang perlu diperhatikan masyarakat Pekanbaru sepanjang hari.

Hujan berpotensi turun di sejumlah daerah, tetapi masyarakat tetap perlu memantau perkembangan kualitas udara dan informasi cuaca terbaru. Jangan menganggap kondisi udara sudah aman hanya karena hujan turun.

Baca Juga :  Razia Empat Lokasi, Polisi Bakar 10 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing

Bagi warga yang mengalami batuk, sesak napas, iritasi mata, atau keluhan lain ketika terpapar asap, sebaiknya segera mengurangi paparan dan mencari pertolongan medis apabila gejala memburuk.

Kewaspadaan dan langkah pencegahan menjadi upaya yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi risiko kesehatan selama kualitas udara masih berada dalam kategori tidak sehat. (bsh)