Udara Siak Memburuk, 13 Kecamatan Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

ISPU Kabupaten Siak, Sabtu (5/9/2026) sejak pukul 08.00 WIB menunjukkan 13 kecamatan Sangat Tidak Sehat dan 1 kecamatan Tidak Sehat. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Sebanyak 13 dari 14 kecamatan di Kabupaten Siak, Riau mengalami kualitas udara sangat tidak sehat, Sabtu (5/9/2026) pagi.

Angka ISPU tertinggi mencapai 230 di Kecamatan Mempura, sementara kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah dan membuat jarak pandang menurun drastis.

Data pembaruan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang diumumkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Siak pukul 08.00 WIB menunjukkan, 13 dari 14 kecamatan berada dalam kategori sangat tidak sehat.

Hanya Kecamatan Siak yang berada satu tingkat di bawahnya, yakni kategori tidak sehat dengan nilai ISPU 146.

Sedangkan Kecamatan Mempura menjadi wilayah dengan angka ISPU tertinggi di Kabupaten Siak, Sabtu pagi. Nilainya mencapai 230, masuk dalam kategori sangat tidak sehat.

Setelah Mempura, angka ISPU tinggi tercatat di Pusako dengan 227. Koto Gasib dan Bunga Raya masing-masing berada pada angka 224, sedangkan Minas dan Sungai Mandau sama-sama mencatat 222.

Baca Juga :  Waspada! Kabut Asap Kembali Selimuti Pekanbaru, Kualitas Udara Jadi Tak Sehat

Lubuk Dalam berada pada angka 221, disusul Kerinci Kanan 220 dan Tualang 219.

Sementara itu, Sabak Auh tercatat 214 dan Sungai Apit 213. Dua wilayah lainnya, Dayun dan Kandis, masing-masing berada pada angka 205.

Angka tersebut menempatkan seluruh 13 kecamatan dalam rentang ISPU 201–500, yakni kategori sangat tidak sehat.

Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Berbeda dengan wilayah lainnya, Kecamatan Siak mencatat ISPU 146. Angka tersebut masuk kategori tidak sehat dan menjadi nilai terendah dibandingkan 13 kecamatan lain di Kabupaten Siak.

Dengan demikian, selisih antara angka tertinggi dan terendah mencapai 84 poin. Kondisi ini menggambarkan adanya perbedaan tingkat pencemaran udara antarkawasan di wilayah Kabupaten Siak pada pengukuran Sabtu pagi.

Data ISPU yang disampaikan Diskominfo Siak tersebut diolah dari informasi ispu.kemenlh.go.id dan weather.com.

Kepala Diskominfo Kabupaten Siak, Rozi Candra mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati menghadapi kondisi udara yang memburuk.

Baca Juga :  Heboh Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK, Pertamina Akhirnya Buka Suara

Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan dianjurkan menggunakan masker. Aktivitas fisik berat di luar ruangan juga sebaiknya dikurangi.

Masyarakat disarankan memperbanyak kegiatan di dalam ruangan, terutama mereka yang lebih rentan terhadap dampak pencemaran udara.

Pemantauan terhadap perkembangan ISPU juga perlu dilakukan karena kualitas udara dapat berubah mengikuti kondisi di lapangan.

Berikut data ISPU Kabupaten Siak, Sabtu (5/9/2026) pukul 08.00 WIB:
Mempura:
230 – Sangat Tidak Sehat
Pusako: 227 – Sangat Tidak Sehat
Koto Gasib: 224 – Sangat Tidak Sehat
Bunga Raya: 224 – Sangat Tidak Sehat
Minas: 222 – Sangat Tidak Sehat
Sungai Mandau: 222 – Sangat Tidak Sehat
Lubuk Dalam: 221 – Sangat Tidak Sehat
Kerinci Kanan: 220 – Sangat Tidak Sehat
Tualang: 219 – Sangat Tidak Sehat
Sabak Auh: 214 – Sangat Tidak Sehat
Sungai Apit: 213 – Sangat Tidak Sehat
Dayun: 205 – Sangat Tidak Sehat
Kandis: 205 – Sangat Tidak Sehat
Siak: 146 – Tidak Sehat

Baca Juga :  Riau Kembali Dikepung 346 Hotspot, Inhil dan Inhu Catat Titik Panas Terbanyak

Dari data tersebut, Mempura menjadi kecamatan dengan ISPU tertinggi, yakni 230, sedangkan Kecamatan Siak menjadi yang terendah dengan angka 146.

Kabut asap yang kembali terlihat di sejumlah wilayah Siak membuat kondisi kualitas udara, Sabtu pagi perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi udara dan terus mengikuti pembaruan ISPU. (trp/zul)