Menelisik Target Perserosi Pekanbaru, Masuk PON 2024

Ketua Perserosi Pekanbaru Sulatri menyampaikan perkembangan sepatu roda saat ini. (Foto: Istimewa)

“Adanya fasilitas olahraga sepatu roda yang memadai, akan melahirkan atlet berprestasi”

Sulastri

PEKANBARU-Olah raga sepatu roda di Pekanbaru, Riau kian hari semakin berkembang pesat. Sayangnya, animo masyarakat yang cukup tinggi dan besarnya potensi atlit untuk bisa berprestasi tak didukung fasilitas sarana olahraga memadai.

Berikut bincang-bincang ringan FokusRiau.com dengan Ketua Perserosi Pekanbaru Hj. Sulastri, beberapa hari lalu.

Pertama bagaimana anda tertarik dengan sepatu roda?

Semua berawal dari hobi anak main sepatu roda. Melihat animo dan besarnya potensi anak-anak Pekanbaru, makanya kita buat klub sepatu roda yang kita beri nama Sky Inline Skate. Kebetulan saya juga diamanahkan untuk menjadi Ketua Perserosi Pekanbaru.

Dimana pada Musyawarah Kota (Muskot) Perserosi bulan Juli 2020 lalu, saya terpilih menjadi ketua. Dari lima klub yang ikut muskot, tiga di antaranya memilih saya.

Bagaimana Anda melihat tumbuh kembang olahraga, khususnya sepatu roda di Pekanbaru?

Alhamdulillah, sejak tahun 2019 saya melihat olahraga sepatu roda di Pekanbaru sudah mulai booming. Walau sempat menurun akibat mewabahnya Covid-19, namun minat amak-anak untuk bermain sepatu roda cukup tinggi.

Bahkan saat ini, klub-klub sepatu roda juga sudah banyak bermunculan. Jika sebelumnya cuma ada lima klub, sekarang bertambah menjadi delapan klub. Ini membuktikan kalau minat masyarakat dengan olahraga sepatu roda cukup tinggi.

Di tengah Covid-19 saat ini, apa upaya Perserosi untuk meningkatkan prestasi atlit?

Kita tidak menghalangi klub untuk terus menjalankan program latihan. Namun kita tetap mengimbau agar dalam latihan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Sampai saat ini, alhamdulillah program latihan dimasing-masing klub terus berjalan untuk mempersiapkan diri menghadapi beberapa iven.