News  

Diduga Terpengaruh Gendam, Tanpa Sadar Nenek di Pekanbaru Jual Emas Rp30 Juta

Cuplikan CCTV yang merekam seorang nenek menjual emasnya tanpa sadar karena diduga terpengaruh gendam. (Foto: Liputan6.com)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Seorang nenek di Pekanbaru harus kehilangan emas bernilai Rp30 juta hanya dalam waktu singkat. Hal itu terjadi di toko emas Pasar Selasa, kawasan Panam, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, Riau.

Nenek yang tak diketahui identitasnya itu dengan polos menjual kalung dan gelang emasnya. Korban mengaku tidak sadar dan diduga dalam pengaruh gendam atau terhipnotis.

Pemilik toko emas, Dodi baru sadar korban terkena gendam, setelah cucu korban datang ke tokonya. Sang cucu menyebut, neneknya baru kehilangan emas setelah dijual tanpa sadar. “Kemudian saya cek CCTV, ternyata nenek tadi menjadi korban hipnotis,” kata Dodi, Jumat siang.

Menurut Dodi, kejadian nenek menjual emas tanpa sadar ini terjadi Kamis (13/1/2022). Nenek tadi memang sudah menjadi langganan sehingga tidak curiga.

Saat menjual emas tadi, nenek tersebut ditemani seorang perempuan berhijab dan berkacamata. Perempuan tadi tidak banyak ngomong dan hanya mengarahkan nenek untuk menjual emasnya. “Datang berdua, satu pelaku dan satu korban, sama pelaku saya tidak kenal,” kata Dodi.

Setelah menjual emas tadi, nenek dan perempuan yang menemaninya langsung pergi. Sementara uang hasil penjualan emas dipegang pelaku. “Jadi, cucu yang datang tadi menyebut neneknya tidak kenal dengan orang yang menemani menjual emas itu,” ulas Dodi.

Dikatakan, nenek dan pelaku tadi datang menggunakan mobil. Setelah itu, keduanya juga pergi dengan mobil yang sudah menunggu di pinggir jalan. “Nilai emas yang dijual sekitar Rp30 juta,” ucap Dodi.

Tidak diketahui apakah korban sudah membuat laporan ke polisi. Pemilik toko emas siap membantu polisi jika melakukan penyelidikan, karena penjualan emas itu terekam CCTV. (*)


Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Liputan6.com

10 / 100
banner 325x300