PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Pemerintah Kota Pekanbaru tengah mempersiapkan program perbaikan jalan. Dengan alokasi anggaran mencapai Rp100 miliar, perbaikan difokuskan pada puluhan ruas jalan rusak demi meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi.
Sejauh ini, kondisi jalan berlubang dan rusak di sejumlah lokasi masih menjadi keluhan warga. Menjawab hal itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan penanganan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun ini.
Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah menyebut, dana sekitar Rp100 miliar telah disiapkan untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan di berbagai wilayah kota.
“Anggaran yang disiapkan tahun ini berkisar Rp100 miliar untuk perbaikan jalan,” ujarnya.
Fokus Perbaikan 21 Ruas Jalan
Pemerintah menargetkan sekitar 21 ruas jalan diperbaiki tahun 2026. Dari jumlah tersebut, sebagian besar akan ditangani menggunakan metode overlay atau pelapisan ulang aspal.
Metode ini dinilai efektif untuk memperbaiki permukaan jalan yang rusak tanpa harus membongkar struktur secara keseluruhan. Selain lebih cepat, overlay juga mampu memperpanjang usia jalan.
Edward menjelaskan, sekitar 17 ruas jalan akan diperbaiki melalui overlay dengan target panjang mencapai 42 kilometer. Angka ini sama dengan capaian perbaikan pada tahun sebelumnya.
“Target overlay tahun ini sepanjang 42 kilometer, sama seperti tahun 2025 lalu,” ulasnya.
Selain memperbaiki jalan rusak, Pemko Pekanbaru juga akan membangun jalan baru di sejumlah kawasan. Langkah ini bertujuan untuk membuka akses serta meningkatkan konektivitas antarwilayah, terutama di daerah yang mengalami pertumbuhan pesat.
Tercatat, ada empat ruas jalan baru yang masuk dalam rencana pembangunan tahun ini. Proyek tersebut diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas serta memperlancar distribusi barang dan jasa.
“Tidak hanya overlay, tahun ini juga ada pembangunan jalan baru untuk mendukung mobilitas masyarakat,” tambahnya.
Percepatan Jadi Prioritas
Upaya percepatan perbaikan jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah kota. Hal ini sejalan dengan arahan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menekankan pentingnya infrastruktur jalan sebagai penopang utama aktivitas warga.
PUPR pun berkomitmen untuk menyelesaikan perbaikan secara bertahap namun berkelanjutan. Fokus utama diarahkan pada ruas jalan dengan tingkat kerusakan paling parah dan volume lalu lintas tinggi.
“Kami melakukan percepatan perbaikan sesuai arahan wali kota, terutama untuk jalan yang rusaknya cukup parah,” tegas Edward.
Program perbaikan jalan ini diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, mulai dari kenyamanan berkendara hingga peningkatan keselamatan pengguna jalan.
Selain itu, infrastruktur yang baik juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperlancar distribusi logistik, serta meningkatkan daya saing daerah.
Dengan langkah ini, Pemko Pekanbaru optimistis kondisi jalan di ibu kota Riau akan semakin membaik dalam beberapa tahun ke depan. (trp/bsh)




