HUT ke-27 PKNS Riau Meriah di Alam Mayang, Tegaskan Semangat Kebersamaan dan Keindonesiaan

Ketua PKNS Riau, Riyono Gede Sasongko bersama pengurus. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Perayaan HUT ke-27 Paguyuban Kaulo Ngayogyakarta dan Sekitarnya (PKNS) Riau berlangsung meriah dan sarat makna di Taman Rekreasi Alam Mayang pada 18–19 April 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meneguhkan nilai keindonesiaan di tengah masyarakat Riau yang beragam.

Hari pertama perayaan, Sabtu (18/4/2026) diisi dengan sarasehan budaya yang mengangkat tema penguatan nilai paguyuban dalam menjaga keindonesiaan.

Sejumlah tokoh di antaranya, Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Kusumonegoro (Penghageng II Kawedanan Reksa Suyasa dan Penghageng II Kawedanan Darah Dalem), Kanjeng Mas Tumenggung (KMT) Yudawijaya (Carik KHP. Datu Dana Suyasa) hadir bersama budayawan dan akademisi membahas pentingnya menjaga warisan leluhur dalam kehidupan modern.

Ketua PKNS Riau, Riyono Gede Sasongko menegaskan, sarasehan tersebut menghasilkan gagasan penting terkait transformasi nilai-nilai transendental menjadi kekuatan sosial.

Menurutnya, nilai tersebut dapat diterapkan sebagai bentuk dakwah kultural untuk menjaga persatuan bangsa.

“Nilai paguyuban bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi sarana mempererat persaudaraan dan menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya.

Memasuki hari kedua, Minggu (19/4/2026), rangkaian HUT ke-27 PKNS Riau dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus yang diawali kirab tumpeng.

Acara ini dihadiri berbagai unsur, mulai dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Pemerintah Provinsi Riau hingga unsur Forkopimda.

Timbalan I LAM Riau, Najib Effendi memberikan apresiasi atas peran PKNS dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat.

Dia menilai, PKNS menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat kerukunan di Riau. “PKNS telah menunjukkan peran strategis dalam merawat kebersamaan. Kami berharap organisasi ini terus menjadi mitra pemerintah dan masyarakat,” katanya.

Hal senada disampaikan perwakilan Keraton Yogyakarta yang menilai PKNS mampu menghadirkan warna dalam kehidupan sosial masyarakat Riau.

Keberadaan organisasi ini dinilai menjadi jembatan budaya yang memperkaya keberagaman tanpa menghilangkan persatuan.

Perayaan HUT ke-27 PKNS Riau ditutup dengan pentas seni sendratari ketoprak yang mengangkat kisah lahirnya Reog.

Penampilan tersebut disambut antusias oleh para tamu undangan dan menjadi penutup yang memperkuat nuansa budaya dalam perayaan tersebut.

Melalui rangkaian kegiatan ini, PKNS Riau kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga nilai kebersamaan, melestarikan budaya, serta memperkuat semangat keindonesiaan di tengah masyarakat multikultural. (bsh)

Tinggalkan Balasan