PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Proses pemulangan jemaah haji Riau tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi masih terus berlangsung. Saat kedatangan Kloter BTH 06, sudah 1.768 jemaah dan petugas haji asal Riau kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Batam.
Namun di tengah proses pemulangan tersebut, ada enam jemaah masih tertahan di Batam, karena menjalani perawatan medis akibat kondisi kesehatan yang menurun pasca-menunaikan ibadah haji.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Riau, Defizon mengatakan, keenam jemaah tersebut saat ini dirawat di Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam dan belum memperoleh izin terbang dari tim dokter.
“Seluruh jemaah tersebut mengalami penurunan kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan klinis serius sebelum nantinya tim dokter memberikan rekomendasi laik terbang untuk pulang,” ujar Defizon, Rabu (10/6/2026).
Ia menjelaskan, dua jemaah yang dirawat berasal dari Kloter BTH 03, satu orang dari Kloter BTH 04, dan tiga orang dari Kloter BTH 05.
Menurut Defizon, kondisi para jemaah terus dipantau secara intensif. Pemerintah bersama penyelenggara ibadah haji memastikan seluruh hak pelayanan kesehatan tetap diberikan hingga para jemaah dinyatakan pulih.
Setelah memperoleh rekomendasi layak terbang dari dokter, para jemaah akan segera dipulangkan ke kabupaten dan kota asal masing-masing di Riau.
“Insya Allah setelah para jemaah ini dinyatakan sehat total oleh dokter, seluruh proses kepulangan mereka ke daerah asal di Provinsi Riau akan difasilitasi dan menjadi tanggung jawab penuh dari pihak travel angkutan domestik PT Krakatau,” katanya.
Sementara itu, data PPIH Debarkasi Batam menunjukkan total 1.768 jemaah dan petugas haji asal Riau yang telah tiba di Indonesia terdiri dari 1.741 jemaah reguler, delapan Petugas Haji Daerah (PHD), tiga pembimbing KBIHU, serta 16 petugas kloter.
Data tersebut menunjukkan mayoritas jemaah haji Riau telah kembali dengan aman ke Tanah Air. Adapun enam jemaah yang masih menjalani perawatan menjadi prioritas pengawasan hingga kondisi kesehatannya pulih dan memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan pulang.
Penyelenggara haji memastikan proses pemulangan lanjutan akan segera dilakukan setelah seluruh persyaratan medis terpenuhi, sehingga para jemaah dapat kembali berkumpul bersama keluarga di daerah asal. (ria)








