Siak Pertahankan Opini WTP 15 Kali Beruntun, Bupati Afni Soroti Rekomendasi BPK

Bupati Afni menerima LKDP dari BPK perwakilan Riau. (Foto: Dok. Kominfo Siak)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Pemerintah Kabupaten Siak kembali mencatatkan capaian penting dalam pengelolaan keuangan daerah dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Raihan tahun ini menandai 15 kali berturut-turut Kabupaten Siak memperoleh opini tertinggi dalam audit keuangan pemerintah.

Capaian tersebut menjadi indikator konsistensi tata kelola keuangan daerah yang dijalankan Pemkab Siak selama lebih dari satu dekade. Namun di tengah keberhasilan itu, Bupati Siak Afni Zulkifli mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak terlena dan segera menuntaskan berbagai rekomendasi yang diberikan BPK.

“Alhamdulillah, Siak dapat mempertahankan predikat opini WTP dari BPK RI. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat. Ini adalah keberhasilan bersama seluruh jajaran,” kata Afni, Kamis (18/6/2026).

Menurut Afni, opini WTP merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh organisasi perangkat daerah dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan, administrasi pemerintahan, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa capaian tersebut tidak boleh dipandang sebagai tujuan akhir. Pemerintah daerah masih memiliki pekerjaan rumah untuk menindaklanjuti berbagai catatan hasil pemeriksaan yang disampaikan auditor negara.

Baca Juga:  Aksi Demo Mahasiswa Unri di DPRD Riau Memanas, Polisi Hadang Massa di Gerbang

“Namun kita jangan berpuas hati. Karena masih banyak kewajiban untuk menyelesaikan ataupun menjawab rekomendasi-rekomendasi yang diberikan. Sekali lagi terima kasih dan tetap semangat untuk kita semua,” ujarnya.

Opini WTP merupakan bentuk penilaian BPK terhadap kewajaran penyajian laporan keuangan pemerintah. Predikat ini menunjukkan laporan keuangan telah disusun sesuai standar akuntansi pemerintahan dan memenuhi aspek material yang dipersyaratkan dalam pemeriksaan.

Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 15 tahun berturut-turut menjadi catatan penting bagi Kabupaten Siak di tengah meningkatnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran publik. Konsistensi tersebut menunjukkan adanya upaya berkelanjutan dalam memperkuat sistem pengendalian internal dan tata kelola keuangan daerah.

Bagi masyarakat, opini WTP menjadi salah satu indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai prinsip akuntabilitas. Meski demikian, kualitas tata kelola pemerintahan tidak hanya diukur dari laporan keuangan, tetapi juga dari sejauh mana anggaran yang dikelola mampu memberikan manfaat nyata melalui pembangunan dan pelayanan publik.

Baca Juga:  Agrinas Palma Nusantara Bentuk Struktur Baru di Riau, Siap Kelola Eks Duta Palma dan Torganda

Karena itu, tindak lanjut terhadap rekomendasi BPK menjadi aspek penting untuk memastikan perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan keuangan daerah. Langkah tersebut juga diperlukan agar capaian opini WTP dapat berjalan seiring dengan peningkatan efektivitas program pemerintah dan kualitas layanan kepada masyarakat.

Dengan raihan WTP ke-15 secara beruntun, Pemerintah Kabupaten Siak kembali mempertahankan rekam jejak positif dalam audit keuangan daerah. Tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan dapat ditindaklanjuti secara optimal guna memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. (bsh)