Pemko Pekanbaru Siapkan 2.000 Dosis Vaksin Rabies Gratis, Ratusan Warga Antusias Datang

Petugas menyuntikan vaksin rabies ke hewan peliharaan warga. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Program vaksin rabies gratis yang digelar Pemko Pekanbaru disambut antusias masyarakat. Mereka memadati Kantor Dinas Pertanian dan Perikanan di Jalan Ibrahim Sattah, Kecamatan Sail, Kamis (2/7/2026). Warga hadir membawa berbagai jenis hewan peliharaan untuk mendapatkan vaksinasi rabies.

Tahap awal, Dinas Pertanian dan Perikanan sudah menyiapkan 1.000 dosis vaksin rabies yang diberikan secara cuma-cuma. Secara keseluruhan, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan 2.000 dosis vaksin dan akan disalurkan secara bertahap.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Warga datang membawa beragam jenis hewan peliharaan, mulai kucing, anjing, monyet, kera dan musang. Tidak hanya warga Pekanbaru, peserta vaksinasi juga berasal dari daerah sekitar.

Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk menekan risiko penyebaran virus rabies, penyakit yang dapat menular melalui gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi dan berpotensi membahayakan kesehatan manusia.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memvaksin hewan peliharaan, pemerintah berharap potensi penularan rabies dapat diminimalkan sejak dini. Vaksinasi juga menjadi langkah preventif agar hewan tetap sehat sekaligus memberikan rasa aman bagi pemilik maupun lingkungan sekitar.

Salah seorang peserta, Nopriani mengaku datang dari Kabupaten Pelalawan untuk memanfaatkan layanan vaksinasi gratis tersebut. Ia membawa tiga ekor kucing peliharaannya agar mendapatkan perlindungan dari rabies.

Baca juga:  Denda PBB Dihapus Sampai 31 Agustus, 98.744 Warga Pekanbaru Dapat Stimulus Pajak

Menurut Nopriani, ketiga kucingnya selama ini dipelihara dalam rumah dan tidak menunjukkan perilaku yang mengarah pada gejala rabies. Meski demikian, dia memilih tetap melakukan vaksinasi sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan penularan dari hewan lain.

“Saat ini perilaku kucing normal karena tak pernah keluar rumah, tapi kita untuk antisipasi siapa tahu ada kucing dari luar masuk ke rumah dan menularkan. Jadi kita tak khawatir karena sudah divaksinasi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Tio, warga Pekanbaru yang membawa tiga ekor anjing peliharaannya mengikuti vaksinasi rabies.

Menurutnya, program yang diselenggarakan pemerintah sangat membantu masyarakat karena memberikan layanan tanpa dipungut biaya. “Bagus programnya dan gratis,” kata Tio.

Ia mengaku sengaja memanfaatkan kesempatan tersebut agar hewan peliharaannya terlindungi dari risiko tertular virus rabies. Baginya, vaksinasi merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan hewan sekaligus melindungi anggota keluarga yang berinteraksi setiap hari dengan peliharaan di rumah.

Program vaksinasi rabies gratis ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan hewan. Selain menjaga kondisi hewan peliharaan tetap sehat, vaksinasi berperan penting dalam mencegah penyebaran penyakit zoonosis atau penyakit yang dapat menular dari hewan kepada manusia.

Baca juga:  KPK Tahan Bupati, SF Hariyanto Tunjuk Wabup Mukhlisin Sebagai Plt Bupati Kuansing

Dinas Pertanian dan Perikanan Pekanbaru menargetkan seluruh 2.000 dosis vaksin rabies yang telah disiapkan dapat dimanfaatkan masyarakat secara bertahap. Dengan cakupan vaksinasi yang lebih luas, risiko penyebaran rabies di wilayah Pekanbaru diharapkan dapat ditekan.

Tingginya partisipasi masyarakat pada pelaksanaan vaksinasi tahap awal menunjukkan meningkatnya kesadaran pemilik hewan terhadap pentingnya perlindungan kesehatan peliharaan. Antusiasme tersebut juga menjadi indikator bahwa layanan kesehatan hewan yang mudah diakses masih sangat dibutuhkan masyarakat.

Melalui program ini, Pemko Pekanbaru berharap semakin banyak pemilik hewan peliharaan yang melakukan vaksinasi secara rutin. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman, mengurangi potensi penyebaran rabies, serta melindungi kesehatan masyarakat secara keseluruhan. (why)