Pemprov Riau Gelar Kembali Pasar Murah 10-14 Agustus di Pekanbaru dan Siak, Simak Jadwalnya

Pemprov Riau kembali menggelar pasar murah di Pekanbaru dan Siak. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok dalam operasi pasar murah Riau pekan ini telah ditetapkan, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, garam hingga telur. Program tersebut digelar bergiliran di sejumlah lokasi di Pekanbaru dan Kabupaten Siak pada 10-14 Agustus 2026.

Bagi masyarakat yang sedang mencari kebutuhan pangan dengan harga yang telah ditentukan pemerintah, informasi harga dan lokasi menjadi hal penting sebelum mendatangi titik operasi pasar murah.

Pemerintah Provinsi Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah menggelar kegiatan tersebut, sebagai salah satu upaya menjaga ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti menjelaskan, ada lima titik operasi pasar murah yang dijadwalkan pekan ini.

Daftar Harga Bahan Pokok
Beberapa komoditas yang disediakan dalam operasi pasar murah Riau memiliki harga yang berbeda sesuai jenis dan ukuran kemasan.

Berikut daftar harga bahan pokok yang tersedia:
Beras SPHP: Rp60.000 per 5 kilogram.
Beras Anak Daro: Rp169.000 per 10 kilogram.
Beras Sokan: Rp169.000 per 10 kilogram.
Beras Anak Daro/Sokan: Rp84.500 per 5 kilogram.
Gula pasir: Rp18.000 per kilogram.
Minyak goreng Minyakita: Rp15.500 per bungkus.
Garam Krista: Rp2.000 per 200 gram.
Garam Nusantara: Rp2.000 per 250 gram.
Telur: Rp49.000 per papan.

Dengan daftar harga tersebut, masyarakat dapat mengetahui terlebih dahulu komoditas yang hendak dibeli sebelum mendatangi lokasi operasi pasar murah.

Dikatakan, kegiatan tersebut ditujukan untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia sekaligus membantu menjaga kestabilan harga.

Jadwal dan Lokasi Pasar Murah
Operasi pasar murah tidak berlangsung di satu lokasi saja. Kegiatan dijadwalkan berpindah setiap hari sehingga masyarakat perlu memperhatikan tanggal dan titik pelaksanaannya.

Senin, 10 Agustus 2026
Operasi pasar murah dimulai di Kota Pekanbaru, tepatnya di Halaman Kantor Lurah Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani.

Selasa, 11 Agustus 2026
Kegiatan berlanjut di Halaman Kantor Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.

Rabu, 12 Agustus 2026
Operasi pasar murah berpindah ke Kabupaten Siak, tepatnya di Halaman Kantor Desa Seminai, Kecamatan Kerinci Kanan.

Kamis, 13 Agustus 2026
Kegiatan kembali digelar di Pekanbaru, yakni di Halaman Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, Jalan Pattimura.

Jumat, 14 Agustus 2026
Lokasi terakhir dalam jadwal pekan ini berada di Kelurahan Maharani, Jalan T Mahmud, RT 02/RW 03, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru.

Warga Diminta Datang Sesuai Jadwal
Disperindagkop UKM Provinsi Riau mengimbau, masyarakat yang ingin berbelanja agar memperhatikan jadwal dan datang ke lokasi sesuai waktu pelaksanaan.

Masyarakat juga diminta mengantre dengan tertib selama kegiatan berlangsung. Selain itu, warga dianjurkan membawa kantong belanja sendiri dari rumah untuk mengurangi penggunaan kantong plastik.

Menurut Tetty, operasi pasar murah merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketersediaan bahan pokok dan memastikan distribusi berjalan dengan baik.

“Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan,” kata Tetty.

Pelaksanaan operasi pasar murah selama lima hari memberikan akses kepada masyarakat di sejumlah wilayah untuk mendapatkan kebutuhan pokok tanpa harus terpusat di satu lokasi.

Pekanbaru menjadi wilayah dengan titik kegiatan terbanyak dalam jadwal pekan ini, sementara satu titik berada di Kabupaten Siak.

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan program tersebut, mencatat tanggal, lokasi dan komoditas yang dibutuhkan menjadi langkah penting sebelum datang ke titik pasar murah.

Program ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Riau. (bsh)