PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Langit Riau diprakirakan belum banyak berubah, Sabtu (5/9/2026). Kondisi udara kabur hingga berawan masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah sejak pagi hingga dini hari.
Hujan juga berpotensi turun pada pagi hari, terutama di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dan Kota Dumai. Intensitasnya diprakirakan ringan hingga sedang.
Forecaster On Duty, Deby C. menyampaikan, kondisi cuaca tersebut dalam prakiraan cuaca Provinsi Riau untuk Sabtu.
Pagi hari, sebagian wilayah Riau diprakirakan berada dalam kondisi udara kabur dan berawan. Peluang hujan lebih terlihat di wilayah Rokan Hilir dan Dumai. Hujan yang turun diprakirakan berada pada intensitas ringan hingga sedang.
Meski terdapat potensi hujan, tidak ada peringatan dini cuaca yang dikeluarkan untuk wilayah Riau pada periode prakiraan tersebut.
Memasuki siang sampai sore, kondisi udara kabur dan berawan diprakirakan masih menyelimuti sejumlah daerah.
Situasi tersebut diperkirakan berlanjut pada malam hari. Hingga dini hari, sebagian wilayah Riau masih berpotensi mengalami kondisi udara kabur hingga berawan.
Artinya, perubahan cuaca sepanjang Sabtu diprakirakan tidak terlalu ekstrem. Namun, masyarakat di wilayah yang berpeluang hujan tetap perlu memperhatikan perkembangan cuaca sebelum beraktivitas di luar rumah.
Suhu Riau 34 Derajat Celsius
Dari sisi temperatur, suhu udara di Riau diprakirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius. Kelembapan udara cukup tinggi. Nilainya diperkirakan berada pada rentang 50 hingga 97 persen.
Angin bergerak dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan sekitar 10–30 kilometer per jam.
Kombinasi suhu dan kelembapan tersebut membuat kondisi udara di sejumlah wilayah Riau dapat terasa cukup gerah, terutama ketika tutupan awan berkurang pada siang hari.
Bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir maupun perairan, kondisi gelombang laut Riau juga perlu diperhatikan.
Tinggi gelombang diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter. Kondisi ini masih masuk kategori rendah.
Dengan kondisi tersebut, aktivitas di perairan Riau diprakirakan relatif mendukung. Meski demikian, nelayan dan pengguna transportasi laut tetap disarankan memperhatikan perubahan cuaca karena kondisi perairan dapat berubah mengikuti perkembangan atmosfer. (zul)






