Perjuangan Instiawati Ayus, Pekanbaru Dapat Proyek Pengendalian Banjir

Instiawati Ayus bersama wartawan, aktivis dan tokoh masyarakat usai berbincang soal banjir di Pekanbaru. (Foto: FokusRiau.Com)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Banjir memang bukan hal baru bagi masyarakat Kota Pekanbaru. Sudah seperti makanan harian. Berapa kali ganti walikota, Pekanbaru tetap tak bisa lepas dari banjir. Bahkan, selogan Pekanbaru Kota Bertuah diplesetkan menjadi Pekanbaru Kota Berkuah.

Memang persoalan banjir di Pekanbaru tidak mudah untuk diselesaikan. Minimnya anggaran dan buruknya pola drainase kota menjadi penyebab utama banjir sulit diatasi. Kini, masalah banjir Pekanbaru bakal segera teratasi lewat pembangunan embung, pompa dan pintu air.

Proyek pengendalian banjir ini bukan datang tiba-tiba, Semua berkat kerja keras dan Instiawati Ayus. Senator asal Riau yang kini kembali ke Pekanbaru untuk membenahi masalah kota dan mengatasi banjir dengan bertindak nyata.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ini dalam perbincangannya dengan wartawan dan sejumlah tokoh Riau, Selasa (9/6/2024) di salah satu kedai kopi di Pekanbaru menyebut, pengerjaannya segera dimulai dan diharapkan tuntas 2026 mendatang.

Baca juga:  Berani Benahi Warisan Utang Rp326 Miliar, Bupati Siak Afni Zulkifli Masuk 22 Sosok Reset Indonesia

“Kita usahakan sejak beberapa tahun lalu. Usulan saya baru disetujui Kementerian PUPR untuk pengendalian banjir tahun ini. Pengerjaannya menggunakan dana APBN dan nilainya ratusan miliar ya. Ingat APBN, bukan APBD,” ujar cucu Walikota Pekanbaru keempat tersebut.

Proyek pengendalian banjir ini diyakini bisa mengurangi banjir sampai 66 persen. “Saat orang lain sibuk membicarakan cara penanggulangan banjir di Pekanbaru, kita sudah langsung berbuat. Jadi tak hanya sekedar wacana,” ujarnya.

Dikatakan, Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III telah menyesuaikan desain penanganan banjir yang tergolong kawasan datar. Hal ini tentu akan menambah kompleksitas penanganan banjir.

Baca juga:  SF Hariyanto Emosi Lihat Kepala OPD Ramai-Ramai Absen Saat Paripurna APBD

Karena itu, dibutuhkan skema matang agar air hujan bisa dialirkan ke embung, waduk atau sungai dengan efektif. Selain itu, Pemko Pekanbaru harus memastikan saluran air atau drainase di pemukiman warga serta jalanan berfungsi baik dan tidak tersumbat. (bsh)