PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Pemerintah Provinsi Riau kembali menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, melalui Operasi Pasar Murah yang berlangsung pada 13-17 Juli 2026. Salah satu komoditas yang menjadi perhatian masyarakat adalah beras SPHP yang dijual Rp60.000 per kemasan lima kilogram.
Program ini dilaksanakan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama PT. Riau Pangan Bertuah dan menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, sekaligus memastikan pasokan kebutuhan masyarakat tetap tersedia.
Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti mengatakan, operasi pasar murah akan digelar selama lima hari di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.
“Pekan ini akan ada lima kali operasi pasar murah, mulai Senin hingga Jumat dan tersebar pada dua daerah, yaitu Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar,” ujarnya, Senin (13/7/2026).
Selain beras SPHP, pemerintah juga menyediakan beras Anak Daro dan beras Sokan dengan harga Rp165.000 untuk kemasan 10 kilogram serta Rp83.000 untuk kemasan lima kilogram.
Komoditas lain yang dijual meliputi gula pasir Rp18.000 per kilogram, minyak goreng kemasan Minyakita Rp15.500 per bungkus, garam Kristal Rp2.000 per kemasan 200 gram, garam Nusantara Rp2.000 per kemasan 250 gram, serta telur ayam Rp49.000 per papan.
Menurut Tetty, penyediaan kebutuhan pokok dengan harga tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah menjaga keterjangkauan harga di tingkat konsumen.
“Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan,” katanya.
Operasi pasar murah dimulai pada Senin (13/7/2026) di Kantor Lurah Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru. Selanjutnya, Selasa (14/7/2026), kegiatan berlangsung di Kantor Desa Tarai Bangun, Kabupaten Kampar.
Rabu (15/7/2026), lokasi berpindah ke Kantor Lurah Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru. Kemudian Kamis (16/7/2026), operasi pasar murah digelar di Kantor Lurah Mentangor, Kecamatan Kulim dan Jumat (17/7/2026) berlangsung di Kantor Lurah Palas, Kecamatan Rumbai.
Dengan pelaksanaan secara bergilir, masyarakat di sejumlah wilayah memiliki kesempatan memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Program ini menjadi salah satu instrumen TPID dalam mendukung pengendalian inflasi daerah melalui penguatan pasokan dan distribusi barang kebutuhan pokok.
Pemprov Riau mengimbau masyarakat yang akan berbelanja agar datang sesuai jadwal, mengantre dengan tertib dan membawa kantong belanja sendiri dari rumah untuk mengurangi penggunaan kantong plastik.
Bagi masyarakat, informasi mengenai harga dan lokasi operasi pasar murah menjadi penting karena memberikan alternatif memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang telah disiapkan pemerintah.
Di sisi lain, program ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga di pasar sekaligus mendukung daya beli masyarakat di tengah kebutuhan sehari-hari. (mcr)






