PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Masyarakat Pekanbaru dan Kabupaten Kampar kembali memperoleh akses bahan pokok dengan harga terjangkau melalui operasi pasar murah yang digelar Pemprov Riau pekan ini.
Pasar murah menjadi salah satu upaya Pemprov Riau dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Riau serta BUMD PT Riau Pangan Bertuah menjaga ketersediaan bahan pangan, sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Berbeda dengan pelaksanaan pekan sebelumnya, operasi pasar murah kali ini berlangsung Selasa-Sabtu.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Riau, Tetty Nurdianti mengatakan, operasi pasar murah pekan ini dilaksanakan di lima lokasi.
“Berbeda dengan pekan sebelumnya yang digelar Senin-Jumat, pekan ini dimulai Selasa-Sabtu. Dikarenakan kemarin bertepatan dengan Hari Libur Kemerdekaan RI,” kata Tetty, Selasa (18/8/2026).
Dari lima titik tersebut, empat lokasi berada di Kota Pekanbaru dan satu lokasi berada di Kabupaten Kampar. Pola pelaksanaan ini membuat masyarakat di sejumlah kawasan memiliki kesempatan memperoleh bahan pokok melalui kegiatan pasar murah yang disiapkan pemerintah daerah.
Dimulai dari Rumbai
Operasi pasar murah pada Selasa, 18 Agustus 2026, digelar di Balai Pernikahan RT 01 RW 02, tepatnya di Posyandu Gemerincing Air Lembah Sari, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.
Kegiatan kemudian bergeser ke Kabupaten Kampar pada Rabu, 19 Agustus 2026. Lokasinya berada di Kantor Desa Persiapan Kasang Kulim, RT 04 RW 03, Jalan Rambah Raya, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu.
Setelah itu, operasi pasar murah kembali dilaksanakan di Kota Pekanbaru selama tiga hari berturut-turut.
Pada Kamis, 20 Agustus, kegiatan dijadwalkan berlangsung di Halaman Kantor Lurah Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai Barat.
Kemudian pada Jumat, 21 Agustus, masyarakat dapat mengakses kegiatan tersebut di Halaman Kantor Lurah Mentangor, Kecamatan Kulim.
Sementara pelaksanaan terakhir pekan ini dijadwalkan pada Sabtu, 22 Agustus, di Halaman Swalayan Topan, Jalan Melati Panam.
Dengan demikian, masyarakat yang ingin memanfaatkan operasi pasar murah perlu memperhatikan jadwal dan lokasi pelaksanaan agar dapat datang pada hari yang telah ditentukan.
Harga Beras dan Telur
Selain menyediakan akses bahan pokok, operasi pasar murah tersebut juga menawarkan sejumlah komoditas dengan harga yang telah ditetapkan.
Untuk beras SPHP, harga yang disebutkan mencapai Rp60 ribu per kemasan 5 kilogram. Sementara beras Anak Daro dan Sokan tersedia dengan harga Rp169 ribu per 10 kilogram.
Adapun untuk kemasan 5 kilogram, beras Sokan dan Anak Daro masing-masing disebut tersedia dengan harga Rp84.500.
Komoditas lainnya yang tersedia antara lain gula pasir dengan harga Rp18 ribu per kilogram. Minyak goreng kemasan MinyaKita dijual Rp15.500 per bungkus.
Sementara garam Krista dibanderol Rp2 ribu per 200 gram dan garam Nusantara Rp2 ribu per 250 gram. Untuk telur, harga yang disebutkan sebesar Rp49 ribu per papan.
Ketersediaan sejumlah komoditas tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga pasokan bahan pokok di tengah masyarakat, khususnya melalui kegiatan yang digelar langsung di sejumlah kawasan permukiman dan fasilitas pelayanan masyarakat.
Tetty mengatakan, operasi pasar murah tidak hanya diarahkan untuk menyediakan bahan pangan dengan harga yang dapat dijangkau masyarakat. Pemerintah juga berupaya memastikan distribusi bahan pokok tetap berjalan.
“Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan,” kata Tetty.
Dalam pelaksanaan operasi pasar murah, Pemprov Riau juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Masyarakat yang datang diminta mengantre secara tertib dan mengikuti waktu pelaksanaan yang telah ditentukan. Imbauan tersebut disampaikan agar kegiatan distribusi bahan pokok dapat berlangsung dengan baik di setiap lokasi.
“Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik,” tukasnya.
Rangkaian operasi pasar murah di lima titik tersebut menjadi bagian dari langkah Pemprov Riau dalam menjaga ketersediaan bahan pokok dan kestabilan harga melalui intervensi langsung di tingkat masyarakat.
Bagi warga Pekanbaru dan Kampar yang membutuhkan bahan pokok, informasi mengenai lokasi pelaksanaan menjadi penting karena kegiatan hanya berlangsung pada hari dan titik yang telah dijadwalkan. Operasi pasar murah pekan ini dimulai Selasa (18/8/2026) sampai Sabtu (22/8/2026) nanti. (mcr)






