PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Tim Muhajirin (MJ) sukses membawa pulang gelar juara pertama Turnamen Voli Putri Damai Langgeng Cup I 2026 setelah menundukkan Damai Langgeng A (Damleng A) dalam laga final yang berlangsung sengit.
Dukungan penuh warga belum cukup mengantarkan tuan rumah ke podium tertinggi, meski mereka sempat memberikan perlawanan ketat, terutama pada set kedua.
Muhajirin memastikan kemenangan dalam tiga set langsung dengan skor 25-13, 25-22, dan 25-12. Hasil tersebut menempatkan Damleng A di posisi kedua, sementara tim PVP menempati peringkat ketiga dan MF berada di urutan keempat.
Di balik hasil pertandingan itu, final turnamen perdana tersebut menyuguhkan semangat kompetisi sekaligus kebersamaan warga. Bahkan, dukungan kepada tim tuan rumah berlanjut setelah pertandingan berakhir, ketika warga secara spontan mengumpulkan bonus untuk para pemain Damleng A.
Damleng A Sempat Menekan, Muhajirin Menjaga Momentum
Damleng A tampil penuh semangat di hadapan pendukungnya sendiri. Buk Ade, Lili, Reni, Dila, Leni, Intan, Bukde Mira dan rekan-rekannya berusaha mencari celah untuk membongkar pertahanan lawan.
Serangan melalui smes keras Lili menjadi salah satu andalan. Variasi penempatan bola juga dicoba untuk mengacaukan pertahanan Muhajirin. Dengan dukungan penonton, Damleng A beberapa kali mampu mengimbangi permainan lawan dan mencuri keunggulan pada awal set.
Pertarungan paling ketat tersaji pada set kedua. Damleng A sempat melesat 4-0, kemudian memperlebar jarak menjadi 12-6. Namun, Muhajirin perlahan bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 14-14.
Tuan rumah kembali memimpin 17-15. Harapan untuk menyamakan kedudukan sempat terbuka lebar. Sayangnya, keunggulan tersebut tak mampu dipertahankan hingga akhir set.
Muhajirin menemukan kembali ritme permainannya. Serangan demi serangan dilancarkan dengan lebih efektif, hingga set kedua ditutup dengan kemenangan 25-22.
Trio Spiker Jadi Pembeda
Kekuatan lini serang menjadi salah satu faktor yang mengantarkan Muhajirin menguasai partai puncak. Vira, Evelin, dan Sarah tampil sebagai tumpuan serangan dengan smes keras yang menghasilkan banyak poin.
Permainan mereka juga ditopang kekompakan rekan setim, termasuk Cio, Delvira, dan Iin. Kerja sama antarpemain membuat Muhajirin mampu menjaga tekanan dan tidak memberi banyak ruang bagi Damleng A untuk bangkit.
Setelah merebut dua set pertama, Muhajirin semakin percaya diri pada set ketiga. Sebaliknya, Damleng A kesulitan mengembangkan permainan seperti yang mereka tunjukkan sebelumnya.
Muhajirin pun menuntaskan pertandingan dengan kemenangan 25-12 sekaligus mengunci gelar juara perdana Damai Langgeng Cup I 2026.
Usai pertandingan, panitia menyerahkan penghargaan kepada empat tim yang berhasil menempati posisi teratas. Muhajirin sebagai juara pertama memperoleh piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan Rp1 juta. Hadiah diserahkan Ketua RW 07 Damai Langgeng, Budi Setiawan.
Damleng A yang finis sebagai runner-up menerima piala, piagam, serta uang pembinaan Rp800 ribu. Penyerahan dilakukan Ketua Panitia, Umi Haryati.
Sementara itu, PVP yang menempati posisi ketiga mendapatkan piala, piagam, dan uang pembinaan Rp500 ribu dari Ketua RT 06, Syahminal. Adapun MF di peringkat keempat memperoleh uang sagu hati Rp200 ribu yang diserahkan Ketua RT 07, Arlianto.

Foto bersama tim Damleng A bersama panitia dan warga. (Foto: Agus Salim)
Dukungan Warga Jadi Penghibur Tuan Rumah
Kekalahan di final tidak membuat dukungan kepada Damleng A surut. Menjelang senja, warga bersama jajaran pengurus lingkungan justru menunjukkan apresiasi atas perjuangan tim tuan rumah.
Ketua RW 07 Damai Langgeng, Budi Setiawan, Bendahara Agus Salim Siregar dan para ketua RT setempat hadir menyaksikan pertandingan. Hadir juga Emi Susilawaty Dalimunthe, Ketua Dasawisma juga istri Ketua RW 07 Damai Langgeng.
Bersama panitia dan warga lainnya, mereka berinisiatif mengumpulkan bonus tambahan bagi para pemain Damleng A. Pengumpulan dana berlangsung spontan dan menghasilkan Rp1 juta yang langsung diserahkan kepada tim.
Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan para pemain yang telah berusaha maksimal hingga pertandingan terakhir.
Budi Setiawan menyampaikan selamat kepada tim-tim yang berhasil meraih juara. Ia juga mengapresiasi ibu-ibu Damai Langgeng yang menggagas sekaligus menyelenggarakan turnamen voli putri tersebut.
“Termasuk juga terima kasih banyak kepada semua warga yang telah berpartisipasi dan mendukung. Baik berupa sumbangan dana ataupun dukungan dalam bentuk lainnya,” ungkap Budi.
Turnamen Damai Langgeng Cup I 2026 pun menutup rangkaian pertandingan dengan dua catatan: Muhajirin membawa pulang gelar juara, sedangkan semangat kebersamaan warga menjadi warna tersendiri dalam perhelatan olahraga tersebut. (bsh)






