PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Kabut asap masih menyelimuti Pekanbaru, Selasa (13/10/2026). Di tengah kualitas udara yang masuk kategori tidak sehat, Pemerintah Kota Pekanbaru telah menyiapkan puluhan ribu masker gratis dan memperkuat pelayanan kesehatan.
Dinas Kesehatan Pekanbaru kini memiliki sekitar 75.000 lembar masker di gudang persediaan. Masyarakat yang membutuhkan dapat mengambilnya secara cuma-cuma di puskesmas terdekat.
Kepala Diskes Pekanbaru, Hazli Fendriyanto memastikan, persediaan masker masih tersedia untuk membantu warga mengurangi paparan asap saat beraktivitas.
“Masyarakat bisa datang mengambil masker ke puskesmas terdekat, gratis,” kata Hazli.
Dikatakan, hampir 100.000 masker telah didistribusikan kepada masyarakat. Penyaluran juga dilakukan melalui 21 puskesmas yang tersebar di Kota Pekanbaru.
“Stok masker masih cukup, obat-obatan, oksigen juga tersedia di Puskesmas,” ujarnya.
Ribuan Warga Mengalami Gangguan Kesehatan
Ancaman kabut asap tidak hanya mengurangi kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas. Dampaknya terhadap kesehatan juga menjadi perhatian pemerintah daerah.
Data yang disampaikan Diskes Pekanbaru mencatat sebanyak 11.707 warga mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap. Dari jumlah tersebut, lebih dari 9.000 orang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Angka tersebut menjadi perhatian di tengah kondisi udara yang belum membaik. Paparan asap dapat memicu iritasi mata dan tenggorokan, batuk, serta memperburuk gangguan pernapasan, terutama pada kelompok rentan.
Karena itu, Hazli mengingatkan masyarakat agar menggunakan masker ketika berada di luar ruangan. Warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak, terutama saat asap semakin pekat.
Puskesmas Siaga Sampai Pukul 21.00 WIB
Untuk mengantisipasi bertambahnya warga yang membutuhkan pertolongan medis, Diskes Pekanbaru memastikan pelayanan puskesmas tetap berjalan hingga pukul 21.00 WIB.
Layanan tambahan juga disiapkan pada akhir pekan. Pada Sabtu dan Minggu, puskesmas direncanakan beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB guna memudahkan masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan.
Ketersediaan obat-obatan dan oksigen turut menjadi bagian dari kesiapsiagaan fasilitas kesehatan. Diskes juga memperkuat layanan rujukan bagi pasien ISPA yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Langkah ini diharapkan membantu warga memperoleh pertolongan tanpa harus menunggu kondisi kesehatan memburuk.
Warga Diminta Tidak Mengabaikan Gejala
Di tengah kabut asap yang kembali pekat, masyarakat diminta lebih peka terhadap perubahan kondisi tubuh. Batuk berkepanjangan, sesak napas, atau keluhan pernapasan lain perlu mendapat perhatian, terutama jika dialami anak-anak, lansia, dan warga dengan riwayat penyakit pernapasan.
Hazli mengimbau warga yang mengalami gangguan kesehatan setelah terpapar asap agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Penggunaan masker, pembatasan aktivitas luar ruangan, dan pemeriksaan dini menjadi langkah perlindungan yang dapat dilakukan masyarakat sembari menunggu kondisi udara membaik.
Pemko Pekanbaru melalui Diskes terus menyiagakan persediaan perlindungan dan pelayanan medis. Di tengah situasi tersebut, kewaspadaan warga tetap diperlukan agar dampak kabut asap terhadap kesehatan dapat ditekan. (rac)





