Pagi Ini Menguat 0,55 Persen, Rupiah Dibuka Rp14.455

Ilustrasi. Pelemahan nilai tukar rupiah terus terjadi. Pagi ini, rupiah jebol dke posisi Rp18.000. (Foto: Istimewa)

Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra memprediksi, hari ini rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp14.450-14.600 per dolar AS. Pagi ini aset berisiko di pasar keuangan terlihat menguat seperti indeks saham Asia, mata uang utama dunia dan emerging markets.

“Tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun terlihat naik kembali ke area 0,61persen, setelah sebelumnya bergerak di bawah 0,60 persen, yang mengindikasikan pasar kembali masuk ke aset berisiko,” ujar Ariston.

Penguatan aset berisiko ini didukung faktor rencana stimulus fiskal AS senilai US$1 triliun untuk membantu perekonomian AS yang tertekan karena pandemi.

Baca Juga:  Harga Pertamax di Riau Naik Jadi Rp17.000 per Liter, Selisih dengan Pertalite Makin Lebar

“Selain itu laporan kemajuan vaksin Moderna dan Pfizer yang diperkirakan bisa digunakan di akhir tahun juga menjadi pendorong penguatan aset berisiko termasuk rupiah,” tukasnya. (*)

Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: CNNIndonesia