Sempat Dilabel Mobil Terlaris, Kini Toyota Avanza Susah Laku

Makin susah dapat mobil baru di bawah Rp 200 juta. (Foto: Infografis/Edward Ricardo)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Sempat menjadi salah satu mobil terlaris di pasar Indonesia, kini Toyota Avanza gagal mempertahankan prestasinya sebagai pemuncak rantai mobil terlaris.

Apalagi setelah peluncuran All New Toyota dan All New Veloz November 2021 lalu, nama Avanza sudah tidak lagi menempati puncak mobil terlaris.

Sedangkan Januari-Februari 2022, Avanza harus tunjuk pada Suzuki Carry Pick-up dan Honda Brio. Memasuki bulan ketiga tahun 2022, lagi-lagi langkah Avanza terjegal, kali ini oleh Toyota Innova.

Pemerhati Otomotif, Munawar Chalil sempat menganalisa penyebabnya. Dia mengatakan, fenomena ini harus dilihat dari aspek pasar Avanza itu sendiri yang sempat terpengaruh pandemi Covid-19

“Pasar Avanza itu selama ini kebanyakan yang beli adalah korporasi untuk keperluan armada dan konsumen karyawan, saat pandemi semuanya kena dampak. Perusahaan menahan belanja dan karyawan banyak yang kena pemotongan gaji hingga PHK,” kata Munawar dikutip FokusRiau.Com dari CNBC Indonesia, beberapa waktu lalu.

Sedangkan pengamat otomotif lainnya, Bebin Djuana menyebut, penurunan ini akibat masyarakat punya banyak pilihan sekarang, salah satunya seperti Xpander.

Avanza juga harus menghadapi perubahan sejak diluncurkannya All New Veloz dan All New Avanza. Grup bisnis, Astra memutuskan, produksi Avanza oleh Astra Daihatsu Manufacturing, dan Avanza oleh Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Awalnya, data penjualan keduanya, Avanza dan Veloz disatukan. Karena itu pula lah, tampak data penjualan Avanza selalu merajai chart pasar mobil di Indonesia.

Kini, dengan berakhirnya diskon PPnBM dan berlakunya tarif PPN baru jadi 11 persen, Avanza pun harus mulai mencatatkan penjualan sendiri, tanpa akumulasi penjualan dengan Veloz. (bsh/cnbc)

8 / 100