Dari Lahan Kosong Jadi Kebun Produktif, Jagung Polsek Payung Sekaki Segera Panen

Bhabinkamtibmas berbincang dengan warga petani jagung. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Lahan yang sebelumnya tidak banyak dimanfaatkan, kini berubah menjadi hamparan jagung yang siap dipanen. Perubahan itu terjadi di Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki melalui program ketahanan pangan yang digagas Polsek Payung Sekaki bersama masyarakat.

Sabtu (30/5/2026) pagi, Kapolsek Payung Sekaki AKP Rafidin L. Gaol bersama Kanit Binmas Ipda Restu Ananda, S.H, Bhabinkamtibmas dan warga Kelurahan Tirta Siak, melakukan pengecekan terhadap perkembangan tanaman jagung pipil yang telah memasuki fase menjelang panen.

Pada lahan tahap pertama seluas setengah hektare, tanaman tumbuh subur dengan tinggi mencapai sekitar 220 sentimeter. Usia tanam saat ini mencapai 94 hari dan diperkirakan dapat dipanen pada awal Juni mendatang.

Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan secara produktif mampu memberikan hasil nyata jika dilakukan secara konsisten dan terencana.

AKP Rafidin menjelaskan, pengecekan lapangan penting dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus memastikan seluruh program berjalan sesuai target.

Baca Juga:  Kecelakaan di Soekarno Hatta Pekanbaru, Pria 38 Tahun Tewas Terlindas Usai Coba Salip Truk Tangki dari Kiri

Menurutnya, ketahanan pangan bukan hanya isu nasional, tetapi kebutuhan nyata yang harus diperkuat mulai dari tingkat lingkungan masyarakat.

Karena itu, Polsek Payung Sekaki berupaya menghadirkan program yang tidak hanya bersifat simbolis, tetapi memberikan dampak langsung bagi warga sekitar.

Selain lahan yang akan segera dipanen, tim juga memantau area penanaman tahap kedua. Pada lahan sekitar 2.000 meter persegi tersebut, tanaman berusia 58 hari dengan tinggi rata-rata sekitar satu meter. Perbedaan pertumbuhan menjadi bahan evaluasi agar produktivitas pada musim tanam berikutnya dapat meningkat.

Tidak berhenti sampai di situ, pengelola juga telah menyiapkan lahan tahap ketiga seluas setengah hektare yang dijadwalkan mulai ditanami pada 3 Juni 2026.

Langkah tersebut menunjukkan komitmen untuk menjaga keberlanjutan program dan memastikan lahan tetap produktif sepanjang tahun.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Pegadaian Hari Ini Tak Bergerak, Investor di Pekanbaru Pilih Menunggu

Dalam konteks yang lebih luas, program seperti ini memiliki nilai strategis bagi daerah. Ketika harga pangan berfluktuasi dan tantangan sektor pertanian semakin kompleks, keberadaan lahan pangan lokal menjadi salah satu solusi yang patut diperkuat.

Keterlibatan aparat kepolisian juga memperlihatkan bahwa isu pangan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Tidak cukup hanya mengandalkan petani, tetapi memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Suasana pengecekan berlangsung aman dan penuh semangat kebersamaan. Warga yang ikut terlibat tampak antusias melihat perkembangan tanaman yang mulai memasuki masa panen.

Jika hasil panen berjalan sesuai perkiraan, lahan ketahanan pangan Polsek Payung Sekaki tidak hanya menghasilkan jagung. Lebih dari itu, program tersebut menjadi simbol tumbuhnya optimisme bahwa ketahanan pangan dapat dibangun dari lingkungan terkecil dan memberi manfaat bagi banyak orang. (bsh)

Tinggalkan Balasan