Pemko Kebut Perbaikan Jalan Pekanbaru, Target Aspal Ulang 42 Kilometer, Selesai 13 Kilometer

Walikota Agung Nugroho berbincang dengan pekerja perbaikan jalan. (Foto: Isttimewa)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Upaya memperbaiki infrastruktur Kota Pekanbaru mulai dilaksanakan. Pemko Pekanbaru menargetkan lebih dari 42 kilometer jalan rusak dioverlay atau diaspal ulang sampai akhir 2026. Program ini menjadi salah satu langkah strategis meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di berbagai kawasan kota.

Perbaikan jalan yang berlangsung sejak awal tahun, kini mulai menunjukkan hasil. Sejumlah ruas yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat kini telah kembali layak dilalui. Beberapa di antaranya di Jalan Teluk Leok, Jalan Cemara Kipas, Jalan Rindang, Jalan Bunga Raya dan sejumlah ruas lainnya yang tersebar di berbagai kecamatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah mengatakan, program perbaikan infrastruktur jalan terus berjalan secara bertahap sesuai prioritas kebutuhan di lapangan.

Menurut Edward, pada semester pertama tahun ini pemerintah memfokuskan pekerjaan di 17 ruas jalan yang mengalami kerusakan dengan tingkat urgensi tinggi. Perbaikan tidak hanya dilakukan di kawasan pusat kota, tetapi juga menjangkau wilayah pinggiran yang selama ini menjadi jalur penghubung aktivitas masyarakat.

Baca Juga:  Yong Bengkalis Ekspansi ke Kampus UIR, Hadirkan Ruang Diskusi dan Peluang Ekonomi Baru bagi Mahasiswa

“Hingga saat ini sekitar 13 kilometer jalan rusak telah selesai diperbaiki,” ujar Edward Riansyah, Rabu (3/6/2026).

Ia menjelaskan, beberapa ruas jalan saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Di antaranya Jalan Rambutan dan Jalan Khadijah Ali yang menjadi bagian dari program peningkatan kualitas infrastruktur tahun ini.

Selain itu, Dinas PUPR juga telah menyiapkan pekerjaan lanjutan untuk sejumlah titik lainnya yang masih membutuhkan penanganan. Jalan Beringin dan Jalan Pesisir termasuk dalam daftar ruas yang akan mendapat perbaikan secara bertahap dalam waktu dekat.

Edward menyebut, perbaikan jalan menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Pekanbaru. Infrastruktur yang baik dinilai memiliki dampak langsung terhadap kenyamanan masyarakat, keselamatan pengguna jalan, hingga efisiensi biaya transportasi.

Langkah tersebut juga memiliki arti penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Jalan yang layak akan memperlancar distribusi barang dan jasa, mempercepat akses menuju kawasan perdagangan, serta mendukung aktivitas pelaku usaha di tingkat lokal.

Baca Juga:  Panen Raya Jagung 4 Ton di Kampar, Polsek Payung Sekaki Perluas Lahan Ketahanan Pangan

Di sisi lain, perbaikan infrastruktur menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang selama beberapa tahun terakhir mengeluhkan kondisi sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan. Dengan perbaikan yang terus dilakukan, kualitas pelayanan publik di bidang infrastruktur diharapkan semakin meningkat.

Program overlay lebih dari 42 kilometer jalan hingga akhir tahun menjadi salah satu indikator keseriusan Pemko Pekanbaru dalam membangun kota yang lebih nyaman dan kompetitif. Pembangunan infrastruktur yang merata juga menjadi fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan kawasan permukiman, investasi, dan pengembangan ekonomi perkotaan.

Diharapkan, percepatan perbaikan jalan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga. Tidak hanya menghadirkan akses yang lebih aman dan nyaman, tetapi juga memperkuat daya saing kota sebagai pusat ekonomi dan jasa di Riau. (ria)

Tinggalkan Balasan