Empat Pelajar Siak Lolos Program GFLN 2026, Bukti Komitmen PT BSP Perkuat Pengembangan SDM Muda

Ratusan pelajar seluruh Indonesia lolos mengikuti program GFLN. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Empat pelajar asal Kabupaten Siak yang berasal dari wilayah operasional PT Bumi Siak Pusako (BSP) terpilih mengikuti program Global Future Leaders Network (GFLN) Batch 1 Tahun 2026 di Jakarta.

Keikutsertaan mereka dalam program kepemimpinan tingkat nasional tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia yang dijalankan perusahaan melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di sektor pendidikan.

Keempat pelajar yang lolos mengikuti GFLN 2026 berasal dari dua sekolah menengah atas di Kabupaten Siak. Mereka adalah Zalfa Aidil Fitrah dari SMAN 1 Sabak Auh, serta Nurizky Safitry, Meilani Riswanti Siregar, dan Zeska Amelia Afra dari SMAN 1 Pusako.

Program GFLN merupakan inisiatif yang digagas SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan dilaksanakan oleh Yayasan Bina Antar Budaya. Program ini diikuti peserta terpilih dari berbagai wilayah operasi industri hulu migas di Indonesia dengan fokus pada pengembangan kepemimpinan, wawasan global, serta peningkatan kapasitas generasi muda.

Team Manager Community Development PT BSP, Tengku Muchlis ST MT, mengatakan terpilihnya empat pelajar dari wilayah operasional perusahaan menunjukkan komitmen berkelanjutan PT BSP dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan generasi muda.

“Ini merupakan bukti nyata bahwa PT Bumi Siak Pusako berkomitmen menjalankan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat, khususnya di bidang pendidikan,” kata Muchlis, Rabu (24/6/2026).

Menurut dia, keikutsertaan pelajar dalam program kepemimpinan nasional seperti GFLN tidak hanya memberikan pengalaman belajar di luar ruang kelas, tetapi juga membuka kesempatan bagi peserta untuk memperluas jaringan, meningkatkan kemampuan kepemimpinan, serta memahami berbagai isu strategis yang berkembang di tingkat nasional maupun global.

Baca Juga:  Harga TBS Sawit Riau Turun Jadi Rp3.776/Kg, Petani Tertekan Akibat Anjloknya Harga Kernel

Program tersebut dinilai menjadi wadah bagi pelajar untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan pengambilan keputusan yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan masa depan.

Muchlis berharap pengalaman yang diperoleh para peserta selama mengikuti GFLN dapat memberikan dampak positif, baik bagi pengembangan diri masing-masing maupun bagi lingkungan sekitar mereka.

Ia menilai ilmu dan wawasan yang diperoleh selama mengikuti program perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan sekolah dan masyarakat. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh peserta, tetapi juga dapat ditularkan kepada pelajar lainnya.

Selain itu, para peserta diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda di Kabupaten Siak untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik. Menurutnya, pengalaman mengikuti program tingkat nasional dapat mendorong lahirnya lebih banyak pelajar yang berani mengambil peran aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan diri dan kepemimpinan.

“Generasi muda di wilayah operasional PT BSP diharapkan dapat menjadi agen perubahan positif bagi bangsa dan negara di masa depan,” ujarnya.

Keikutsertaan pelajar Siak dalam GFLN 2026 juga menunjukkan adanya peluang yang semakin terbuka bagi siswa di daerah untuk mengakses program pengembangan kapasitas berskala nasional. Kesempatan tersebut menjadi penting dalam mendorong pemerataan kualitas pendidikan dan peningkatan daya saing sumber daya manusia daerah.

Baca Juga:  Laba Pertamina Tahun 2025 Tembus Rp55,2 Triliun, Setoran ke Negara Rp360 Triliun

Bagi masyarakat, capaian empat pelajar tersebut menjadi indikator bahwa investasi di bidang pendidikan dapat memberikan hasil nyata dalam bentuk peningkatan kompetensi generasi muda. Program-program pengembangan kepemimpinan seperti GFLN dinilai mampu membekali peserta dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi yang terus berkembang.

PT BSP menilai kemajuan generasi muda di wilayah operasional perusahaan juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Siak dalam meningkatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas. Pengembangan kapasitas pelajar diharapkan dapat mendukung terciptanya sumber daya manusia yang memiliki wawasan luas, kompetensi yang lebih baik, serta peluang karier yang semakin terbuka di masa mendatang.

Ke depan, perusahaan berharap partisipasi pelajar dari wilayah operasional PT BSP dalam berbagai program pengembangan nasional dapat terus meningkat. Dengan semakin banyak generasi muda yang memperoleh kesempatan belajar dan memperluas pengalaman, diharapkan lahir calon-calon pemimpin masa depan yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional. (bsh)