PADANG PARIAMAN, FOKUSRIAU.COM-Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Padang-Bukittinggi, tepatnya di Nagari Kandang Ampek, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Sebuah mobil Daihatsu Ayla bernomor polisi BD 1085 CE yang membawa satu keluarga terjun ke jurang sedalam sekitar 50 meter. Seorang bayi laki-laki berusia empat bulan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Padang Pariaman, Aiptu Welfin Zachky membenarkan kecelakaan tersebut. Menurutnya, korban meninggal merupakan penumpang mobil yang masih berusia empat bulan.
“Ya, benar telah terjadi kecelakaan. Satu penumpang mobil yang masih berusia 4 bulan meninggal dunia,” kata Welfin.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, mobil dikemudikan Muhammad Saputra (27) yang melaju dari arah Bukittinggi menuju Kota Padang. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan diduga kehilangan kendali sehingga keluar dari badan jalan sebelah kiri sebelum akhirnya terjun ke jurang.
“Di dalam mobil terdapat satu keluarga yang terdiri dari pengemudi, istri, dan anaknya. Mobil masuk ke jurang dengan kedalaman sekitar 50 meter,” ulas Welfin.
Petugas bersama warga kemudian melakukan proses evakuasi terhadap seluruh korban dari dasar jurang. Seluruh korban lebih dahulu dibawa ke Puskesmas Kayu Tanam untuk mendapatkan penanganan medis awal sebelum dirujuk ke RSUD Padang Pariaman.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Azka Diltra Pratama, bayi laki-laki berusia empat bulan. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka pada bagian kepala serta memar di leher.
Bayi tersebut sempat memperoleh penanganan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan.
Sementara itu, pengemudi Muhammad Saputra mengalami luka lecet pada tangan serta patah tulang pada kaki kanan. Istrinya, Nurfadilla Agustina (27), mengalami luka robek di bagian wajah dan juga patah tulang kaki kanan. Hingga kini keduanya masih menjalani perawatan intensif di RSUD Padang Pariaman.
Ketiga korban diketahui merupakan warga Jalan Bhayangkara, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
Selain menimbulkan korban jiwa dan korban luka, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan berat pada kendaraan. Bagian depan mobil ringsek, sementara kaca depan pecah akibat benturan keras saat kendaraan terjun ke jurang.
Polisi memperkirakan kerugian material akibat kecelakaan itu mencapai sekitar Rp10 juta.
Sejauh ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penanganan Satlantas Polres Padang Pariaman. Dugaan sementara, pengemudi kehilangan kendali saat melintasi ruas Jalan Padang-Bukittinggi di kawasan Kayu Tanam. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan faktor yang memicu kendaraan keluar jalur.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi pengguna jalan yang melintasi jalur Padang–Bukittinggi, terutama pada ruas yang memiliki medan berkelok dan berbatasan dengan jurang. Pengendara diminta menjaga konsentrasi selama berkendara, mematuhi batas kecepatan, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri mengemudi ketika mengalami kelelahan atau mengantuk karena kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya di jalur dengan karakteristik jalan yang menantang seperti kawasan Kayu Tanam. (kps)






