PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Arus wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk ke Provinsi Riau sepanjang 2026 menunjukkan pertumbuhan yang cukup kuat. Sampau Agustus lalu, jumlah kunjungan wisman telah menembus 211.516 kunjungan.
Angka tersebut tercatat dalam rilis terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau yang dipublikasikan pada 1 Oktober 2026.
Jika dibandingkan dengan periode Januari-Agustus 2025, jumlah tersebut meningkat 22,35 persen. Pada periode yang sama tahun lalu, Riau mencatat 172.872 kunjungan wisman.
Pertumbuhan itu memberi gambaran bahwa mobilitas wisatawan dari luar negeri menuju Riau masih bergerak positif, meski jumlah kunjungan bulanan sempat mengalami naik-turun.
Batam dan Jalur Masuk Lain Masih Menopang Arus Wisman
Data BPS juga memperlihatkan pola kunjungan berdasarkan pintu masuk yang digunakan wisatawan mancanegara.
Catatan terbesar berasal dari Monitoring Positioning Data (MPD), dengan 16.295 kunjungan atau sekitar 70,41 persen. Angka tersebut menjadi bagian terbesar dalam catatan distribusi kunjungan wisman ke Riau.
Berikutnya, Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) mencatat 3.748 kunjungan atau 16,19 persen.
Sementara itu, Pelabuhan Dumai menyumbang 1.273 kunjungan atau 5,50 persen. Pelabuhan Bengkalis berada di posisi berikutnya dengan 1.119 kunjungan atau 4,83 persen.
Adapun Pelabuhan Kepulauan Meranti tercatat menerima 709 kunjungan atau 3,06 persen.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa jalur udara dan laut sama-sama menjadi bagian dari pergerakan wisatawan asing yang datang ke Riau.
Kunjungan Wisman Berubah-ubah Setiap Bulan
Perjalanan angka kunjungan selama delapan bulan pertama 2026 memperlihatkan dinamika yang cukup beragam.
Pada Januari, BPS mencatat 29.942 kunjungan wisman. Angka tersebut kemudian turun menjadi 26.679 kunjungan pada Februari.
Memasuki Maret, jumlah kunjungan kembali naik menjadi 27.505. Namun, pada April angkanya turun menjadi 25.463 kunjungan.
Lonjakan terjadi pada Mei. Sebanyak 31.747 kunjungan wisman tercatat pada bulan tersebut, sekaligus menjadi angka bulanan tertinggi sepanjang Januari-Agustus 2026.
Setelah itu, kunjungan kembali bergerak turun. Juni tercatat 24.586 kunjungan, kemudian Juli sebanyak 22.452 kunjungan.
Pada Agustus, arus wisman mulai menunjukkan perbaikan dengan 23.144 kunjungan.
Agustus Naik dari Juli, tetapi Masih di Bawah Tahun Lalu
Kenaikan pada Agustus menjadi sinyal positif bagi pergerakan pariwisata Riau. Dibandingkan Juli 2026, jumlah kunjungan wisman meningkat 3,08 persen.
Namun, bila menggunakan Agustus 2025 sebagai pembanding, kondisi tersebut belum sepenuhnya pulih. Jumlah wisman pada Agustus 2026 tercatat turun 10,51 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Data tersebut memperlihatkan bahwa kinerja pariwisata Riau sepanjang 2026 memiliki dua sisi. Secara kumulatif hingga Agustus terjadi pertumbuhan yang cukup besar dibanding tahun sebelumnya, tetapi pergerakan bulanan masih menghadapi fluktuasi.
Dengan jumlah kunjungan yang sudah mencapai lebih dari 211 ribu hingga Agustus, perkembangan wisman menjadi salah satu indikator yang dapat diperhatikan dalam melihat geliat sektor pariwisata Riau hingga penghujung 2026. (trp)






