Pengaspalan Selesai, Simpang MTQ Pekanbaru Masih Belum Dibuka Permanen

Simpang MTQ Pekanbaru belum dibuka permanen. Pemasangan PJU, pembangunan taman, dan persiapan lampu lalu lintas berbasis AI masih berlangsung. (Foto: Dok. Kominfo)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Pengendara yang menantikan pembukaan Simpang Arifin Ahmad-Sudirman di depan Purna MTQ Pekanbaru masih harus bersabar. Meski pengaspalan kedua jalur telah selesai, persimpangan tersebut belum dinyatakan siap beroperasi permanen.

Saat ini, Pemerintah Kota Pekanbaru masih menuntaskan sejumlah pekerjaan pendukung, mulai dari pembangunan taman dan pulau jalan hingga pemasangan lampu penerangan. Pengaturan arus kendaraan juga tengah dipersiapkan melalui perangkat lampu lalu lintas berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah menegaskan, kendaraan yang sempat melintasi jalur baru itu pada akhir pekan lalu hanya memanfaatkan pembukaan sementara.

Jalur tersebut digunakan untuk membantu mengurai arus lalu lintas ketika pekerjaan penanaman kabel utilitas bawah tanah milik PLN berlangsung di kawasan Jalan Arifin Ahmad menuju Jalan Jenderal Sudirman.

“Jadi kita buka jalan sementara untuk melintas, bukan kita buka seterusnya,” kata Edward, Selasa (3/11/2026).

Pembukaan Permanen Tunggu Pekerjaan Pendukung
Rampungnya pengaspalan belum menjadi tanda bahwa seluruh pekerjaan Simpang MTQ telah selesai. Masih ada penataan fisik kawasan yang harus dituntaskan sebelum persimpangan tersebut digunakan secara permanen.

Edward menjelaskan, pembangunan taman dan pulau jalan masih menjadi bagian dari pekerjaan yang berjalan di lokasi. Fasilitas tersebut mendukung penataan persimpangan sekaligus pemisahan jalur kendaraan.

Pembukaan sementara sebelumnya dilakukan karena adanya pekerjaan utilitas PLN yang berdampak pada pola pergerakan kendaraan. Dengan memanfaatkan jalur baru, pengendara tetap memiliki akses saat sebagian ruas jalan harus menyesuaikan arus lalu lintas.

Namun, penggunaan sementara itu tidak bisa dijadikan patokan bahwa Simpang MTQ sudah resmi beroperasi. Pengendara tetap perlu mengikuti pengaturan lalu lintas yang berlaku di lapangan.

Empat Lampu PJU dan Tiga APILL Disiapkan
Di sisi lain, Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru terus menyiapkan perangkat lalu lintas untuk mendukung pengoperasian persimpangan tersebut.

Sekretaris Dishub Kota Pekanbaru, Sunarko mengatakan, pemasangan empat unit lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) sedang dilakukan di pulau jalan yang memisahkan dua jalur kendaraan.

“Kita sedang memasang PJU di lokasi. Pemasangan ini seiring rencana beroperasinya Simpang MTQ,” ujar Sunarko.

Perangkat Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) atau lampu pengatur lalu lintas juga telah terpasang. Ada tiga unit yang disiapkan untuk mengendalikan pergerakan kendaraan dari arah berbeda.

Masing-masing perangkat mengatur arus kendaraan dari Jalan Arifin Ahmad menuju Jalan Jenderal Sudirman, dari pusat Kota Pekanbaru menuju Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, serta dari bandara menuju pusat kota.

Pengaturan dari tiga arah ini menjadi bagian dari persiapan agar pergerakan kendaraan di persimpangan dapat berlangsung lebih tertib ketika jalur mulai digunakan secara resmi.

Sistem Lampu Lalu Lintas Andalkan Teknologi AI
Salah satu fitur yang disiapkan di Simpang MTQ adalah penggunaan teknologi AI pada sistem lampu lalu lintas. Teknologi ini memungkinkan pengaturan sinyal menyesuaikan kondisi kendaraan yang terpantau di lapangan.

Dengan kemampuan tersebut, durasi lampu lalu lintas diharapkan dapat menyesuaikan kebutuhan arus kendaraan dari masing-masing arah. Sistem ini berpotensi membantu mengurangi antrean, terutama ketika kepadatan kendaraan tidak merata di setiap jalur.

Meski demikian, efektivitasnya baru dapat dinilai setelah persimpangan beroperasi dan sistem digunakan dalam kondisi lalu lintas sehari-hari.

Selasa (3/11/2026) pagi, Simpang MTQ belum dibuka secara permanen. Penyelesaian fasilitas pendukung dan kesiapan pengaturan lalu lintas masih menjadi bagian dari proses sebelum persimpangan tersebut difungsikan untuk umum. (rac)