PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Warga Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, Rabu (4/11/2026) bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dengan menghadiri operasi pasar murah Pemprov Riau di halaman Kantor Lurah Sialang Munggu.
Saat berbelanja, masyarakat bisa memperoleh beras SPHP seharga Rp60.000 per kemasan 5 kilogram dan Minyakita Rp15.500 per bungkus.
Pasar murah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat. Kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 2-6 November 2026 dengan menyasar sejumlah lokasi di Riau.
Program ini dijalankan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama badan usaha milik daerah, PT Riau Pangan Bertuah.
Operasi pasar murah tidak hanya menyediakan bahan pangan dengan harga yang telah ditetapkan. Pemerintah juga berupaya memastikan pasokan kebutuhan pokok tersedia dan distribusinya berjalan lancar di tengah masyarakat.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Riau, Tetty Nurdianti menjelaskan, kegiatan tersebut diarahkan untuk menjaga kestabilan harga sekaligus mendukung ketersediaan bahan pokok.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan memiliki akses terhadap sejumlah kebutuhan sehari-hari tanpa harus terbebani harga yang terlalu tinggi.
Rokan Hulu dan Pekanbaru Target Pasar Murah
Setelah menyambangi Sialang Munggu, rangkaian pasar murah akan berlanjut ke Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (5/11/2026). Lokasi yang dipilih adalah Kantor Camat Bonai Darussalam.
Sehari berselang, Jumat (6/11/2026), kegiatan kembali digelar di Kota Pekanbaru, tepatnya di Kantor Lurah Mentangor, Kecamatan Kulim. Lokasi ini menjadi titik terakhir dalam rangkaian pasar murah yang dijadwalkan Pemprov Riau pada pekan tersebut.
Perpindahan lokasi ini membuka kesempatan bagi masyarakat di wilayah berbeda untuk memperoleh kebutuhan pokok melalui program yang sama.
Warga Diimbau Datang Sesuai Jadwal
Pemprov Riau mengimbau masyarakat yang ingin berbelanja agar menyesuaikan kedatangan dengan jadwal pelaksanaan di setiap lokasi. Warga juga diminta mengantre secara tertib demi kelancaran kegiatan.
Tetty turut mengingatkan masyarakat membawa kantong belanja sendiri. Langkah sederhana ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan kantong plastik selama kegiatan berlangsung.
Dengan jadwal yang telah disusun di sejumlah titik, pasar murah diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi daerah. (trp)






