SIAK, FOKUSRIAU.COM-PT Bumi Siak Pusako (BSP) menggelar rangkaian kegiatan sempena peringatan bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2026.
Salah satu kegiatan yang digelar Fire Fighting Competition di Lapangan Zamrud, Sabtu (7/2/2026).
Ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan K3 PT BSP. Kegiatan ini juga diisi dengan donor darah, workshop Health Promotion Program, lomba cerdas cermat K3, We Care QHSE, sosialisasi SOP mandatory dan Emergency Response Plan (ERP), serta Management Walkthrough.
Fire Fighting Competition tahun ini diikuti delapan tim dari internal PT BSP dan mitra kerja.
Pjs QHSE Manager PT BSP sekaligus Ketua Panitia Bulan K3 PT BSP, Al Maududi Hadi mengatakan, antusiasme peserta pada lomba fire fighting tahun ini cukup tinggi.
Namun, panitia membatasi jumlah peserta menjadi delapan tim dengan mempertimbangkan waktu dan efisiensi anggaran. Meski demikian, kegiatan tetap berlangsung sukses dan lancar.
“Minat peserta sangat besar, tetapi kami batasi delapan tim saja. Hal ini tidak mengurangi semangat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, khususnya kebakaran. Antusiasme peserta sangat luar biasa dan kegiatan bisa selesai lebih cepat dari jadwal,” ujarnya.
Dijelaskan, lomba fire fighting bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan membentuk tim tanggap darurat lintas fungsi di lingkungan PT BSP.
Tim-tim tersebut diharapkan dapat membantu tim pemadam kebakaran dari Departemen QHSE apabila terjadi insiden kebakaran di lapangan.
“Ini bukan semata-mata lomba, tetapi juga pelatihan langsung. Peserta dilatih memahami fungsi alat pemadam kebakaran dan teknik pemadaman yang benar, sehingga saat terjadi kebakaran mereka bisa bertindak cepat dan tepat,” ulasnya.
Menurut Al Maududi, peserta lomba berasal dari berbagai departemen, seperti security, operation support, production serta mitra kerja, termasuk anak perusahaan PT Zapin.
Ke depan, kegiatan serupa masih akan difokuskan untuk internal perusahaan dan mitra kerja.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Fire Fighting Competition PT BSP Guswarman mengatakan, pelaksanaan lomba tahun ini berlangsung semarak dan kompetitif.
Penilaian dilakukan berdasarkan tiga aspek utama, yakni ketepatan, kecepatan, dan kekompakan tim.
“Tahapan penilaian dimulai dari persiapan, proses pemadaman api, hingga pasca pemadaman seperti menggulung selang dan pelaporan kepada kepala regu. Intinya adalah kekompakan tim,” katanya.
Ditambahkan, setiap tim terdiri dari tujuh orang yang berasal dari berbagai divisi, sehingga lomba ini juga menjadi sarana membangun kerja sama dan solidaritas antar pegawai.
Hasil lomba direncanakan akan diumumkan paling lambat dua hari setelah kegiatan melalui proses evaluasi panitia dan tim juri.
“Secara umum kesiapan peserta sudah baik. Meski bukan tugas utama mereka sebagai pemadam kebakaran. Namun melalui pelatihan ini kemampuan dan pemahaman mereka terus diasah agar siap membantu jika terjadi keadaan darurat,” tukasnya. (bsh)




