Karhutla di Inhu Meluas, Kapolres Ungkap Bakal Ada Tersangka Perusahaan

Tim KPBD membangunkan water tank untuk membantu pemadaman Karhutla di Desa Payarumbai, Inhu. (Foto: Istimewa)

INDRAGIRI HULU, FOKUSRIAU.COM-Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang terjadi di sejumlah lokasi di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau belum berhasil dipadamkan.

Seperti karhutla di Desa Payarumbai, awalnya hanya 20 hektare terbakar kini kian meluas menjadi 60 hektare. Selain di Desa Payarumbai, karhutla juga terjadi di Desa Sungai Raya dan Desa Tanah Datar.

Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Inhu, Dody Iskandar mengungkap, kebakaran di Desa Payarumbai semakin meluas ke areal kebun masyarakat.

“Kemarin hanya 20 hektare, kemudian bertambah menjadi 40 hektare sekarang semakin meluas menjadi 60 hektare dan sekarang sudah mulai masuk ke areal kebun masyarakat,” ujar Dody, Selasa (17/10/2024).

Baca juga:  Klaim Kerugian Ekspor Sawit Rp600 Triliun Dipersoalkan, Guru Besar IPB Minta Audit Ulang

Diungkapkan, kesulitan pemadaman di Desa Payarumbai karena kondisi lahan gambut. Selain itu sumber air yang cukup jauh. “Kita harus membuat water tank karena sumber air jauh, jadi kita buat estafet,” ujar Dody dikutip FokusRiau.Com dari TribunPekanbaru.

Selain di Desa Payarumbai, karhutla juga terjadi di Desa Tanah Datar yang luasannya mencapai 5 hektare. Kemudian di Desa Sungai Raya yang luasannya mencapai ratusan hektare.

Sebelumnya, Polres Inhu telah menetapkan satu orang tersangka atas karhutla di Kecamatan Batang Gansal.

Kapolres AKBP Dody Wirawijaya juga memberi sinyal akan ada satu perusahaan yang ditetapkan tersangka atas karhutla di Desa Payarumbai. Hal itu diungkapkan saat konfrensi pers beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Siak Naik Peringkat MTQ Riau 2026, Bupati Afni Siapkan Pembinaan Berjenjang Berbasis Putra Putri Daerah

Diketahui, lokasi karhutla yang berada di Desa Payarumbai dan merupakan lokasi yang berada dalam areal perusahaan. (trp/bsh)