PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Perubahan komposisi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) kembali terjadi di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru. Wali Kota Agung Nugroho merotasi delapan pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II dalam pelantikan yang berlangsung di aula lantai 6 Komplek Perkantoran Pemerintah Tenayan Raya, Kamis (5/11/2026).
Rotasi dilakukan setelah Agung mengevaluasi kinerja dan kesiapan para pejabat untuk mengemban tanggung jawab baru. Langkah ini diharapkan membawa energi baru dalam penyelenggaraan pemerintahan, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Delapan pejabat yang dilantik mendapat penugasan di sejumlah perangkat daerah dengan bidang kerja berbeda, mulai dari penanggulangan bencana, kepemudaan, perpustakaan, hingga pemberdayaan koperasi dan usaha kecil menengah.
Dalam arahannya, Agung menegaskan bahwa penempatan pejabat harus berorientasi pada hasil kerja. Ia menginginkan seluruh pejabat yang mendapat amanah baru segera beradaptasi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Kita ingin kerja-kerja ini maksimal. Orang-orang yang siap ditempatkan ini bagi saya luar biasa,” ujar Agung.
Berdasarkan keputusan pelantikan tersebut, berikut susunan pejabat pimpinan tinggi pratama Pemko Pekanbaru yang mendapat penugasan baru:
- Abdul Jamal, M.Pd. – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru.
- Muhammad Amin, M.Si. – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Pekanbaru.
- Chairani, M.Si. – Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru.
- Dr. Yuliarso, M.Si. – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pekanbaru.
- Hazli Fendriyanto – Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Pekanbaru.
- Irwan Suryadi – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Pekanbaru.
- Dr. Idrus, S.Ag., M.Ag. – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Pekanbaru.
- Dr. Alek Kurniawan – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Pekanbaru.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin, Asisten I Setdako Pekanbaru Syamsuir dan sejumlah kepala OPD.
Di tengah pergeseran delapan pejabat tersebut, posisi Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru juga mendapat perhatian. Asisten II Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut ditunjuk untuk menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan.
Penunjukan ini menambah perubahan dalam jajaran pengelola pemerintahan Kota Pekanbaru.
Agung juga menyinggung persoalan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN). Ia menyampaikan komitmennya untuk mempercepat pembayaran gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Menurutnya, pemenuhan hak pegawai perlu mendapat perhatian agar aparatur dapat bekerja lebih optimal dalam menjalankan tugas pemerintahan dan melayani masyarakat.
Dengan komposisi pejabat yang baru, tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa rotasi jabatan mampu menghadirkan perbaikan nyata. Masyarakat tentu menunggu hasil kerja, bukan sekadar perubahan nama dan posisi di lingkungan birokrasi Pemko Pekanbaru. (ria)






