8 Pembakar Lahan di Riau Ditangkap, 25,25 Hektare Lahan Terbakar Disegel

oleh -0 views
Lahan bekas karhutla disegel. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Delapan terduga pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau ditangkap anggota Polres Dumai dan Polres Bengkalis masing-masing dua tersangka. Mereka kini sudah ditahan untuk penyidikan lebih lanjut.

Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Sunarto SIK menyebut, pelaku yang tertangkap perorangan. “Dari delapan tersangka, petugas menyegel 25,25 hektare lahan yang terbakar,” kata Sunarto, Senin sore.

Dikatakan, Polres Bengkalis kini tengah menangani lahan terbakar sekitar 10 hektare lebih dan Polres Kota Dumai seluas 3 hektare. Selain keempat terduga pelaku pembakaran di Dumai dan Bengkalis, ada empat tersangka lainnya yang berada di Polres Indragiri Hulu, Polres Indragiri Hilir, Polres Kepulauan Meranti dan Polres Kampar.

Penyidik Polres Indragiri Hilir sudah menyegel 6 hektare lahan sebagai barang bukti. Kemudian Polres Indragiri Hulu 0,5 hektare, Polres Kepulauan Meranti 5 hektare, dan terakhir Polres Kampar 0,5 hektare. “Semua kasus kebakaran lahan di Riau masih penyidikan, artinya penyidik masih berusaha melengkapi berkas,” kata Sunarto.

Mulai Padam
Sementara itu, kebakaran lahan di Riau sejak awal Maret 2021 memang melonjak tajam. Ratusan titik panas sebagai indikasi terjadinya kebakaran terpantau oleh satelit yang digunakan Satgas Karhutla Riau.

Salah satu kebakaran hebat terjadi Cagar Biosfer Giam Siak Kecil. Petugas menyebut lebih 100 hektare terbakar di sana yang tersebar di beberapa titik karena pembukaan kebun ilegal.

Kebakaran Cagar Biosfer Giam Siak Kecil sudah mulai terkendali setelah hujan turun dua hari terakhir. Namun Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau masih di lokasi untuk mendinginkan lahan. “Alhamdulillah berkat doa dan usaha bersama,” kata BBKSDA Riau.

Kebakaran lahan cukup luas juga terjadi di Kepulauan Meranti dan Kabupaten Bengkalis. Dua desa pesisir di daerah itu berubah menjadi api setelah terpantau lebih kurang 500 titik panas.

Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi turun langsung ke lokasi menyemangati anggotanya di lapangan. Agung juga mengerahkan personel Brimob ke lokasi karena puluhan petugas sebelumnya kualahan. “Gas pol, pantang pulang sebelum api padam,” ucap Agung menyemangati anggotanya dan prajurit TNI serta petugas lainnya. (*)


Sumber: Liputan6.com