Bupati Afni Serahkan Alsintan Rp8,7 Miliar ke 20 Kelompok Tani Siak, Dorong Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Bupati Afni menyerahkan alsintan kepada kelompok tadi di Siak. (Foto: Dok. Kominfo Siak)

SIAK, FOKUSRIAU.COM-Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Siak kian nyata. Bupati Afni Zulkifli, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) senilai Rp8,7 miliar kepada 20 kelompok tani, Rabu (29/4/2026) di Kantor Dinas Pertanian Siak.

Penyerahan alsintan tersebut menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjawab kebutuhan petani akan alat modern.

Bantuan ini berasal dari Kementerian Pertanian dan disalurkan kepada kelompok tani aktif yang memiliki lahan pertanian jelas.

Sebanyak 20 unit traktor roda empat jenis Jonder ISHOKU seri ISTR 504 diserahkan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA).

Sebelumnya, pemerintah juga telah mendistribusikan dua unit combine harvester tipe HARFIA HRC-110 kepada petani di Siak.

Bupati Afni mengapresiasi dukungan pemerintah pusat atas bantuan alsintan tersebut. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang dinilai berperan dalam percepatan realisasi bantuan.

“Total alsintan untuk Siak sebenarnya lebih dari 30 unit. Sebagian sudah disalurkan sebelumnya melalui program brigade ketahanan pangan. Kini bantuan kembali datang. Ini akan sangat membantu petani meningkatkan hasil produksi,” ujar Afni.

Dia menegaskan, kebutuhan alsintan di Siak masih tinggi. Pemerintah daerah akan terus berupaya mendapatkan dukungan tambahan guna memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat.

Pada 2025, Kabupaten Siak juga menerima 27 unit alsintan dari APBN, meliputi traktor roda empat, roda dua, crawler, hingga pompa air. Seluruh bantuan tersebut telah dimanfaatkan oleh kelompok tani di berbagai kecamatan.

Berdasarkan data, luas lahan persawahan di Siak mencapai 4.871 hektare, dengan wilayah terbesar berada di Kecamatan Bungaraya.

Kondisi ini menuntut dukungan alat modern serta infrastruktur pertanian yang memadai.Selain alsintan, Pemkab Siak juga fokus pada pembangunan irigasi melalui kolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) III Kementerian PUPR.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bagi petani sepanjang musim tanam.

Afni berharap seluruh bantuan dapat dikelola optimal oleh Gapoktan dan UPJA agar memberikan manfaat berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya perawatan alat agar usia pakai lebih panjang.Acara ditutup dengan dialog antara petani dan pemerintah. Para petani menyambut bantuan ini dengan antusias.

“Kami sangat terbantu. Alat ini akan mempercepat pengolahan sawah,” ujar Yanto, perwakilan petani Bungaraya. (Inf)

Tinggalkan Balasan