Riau  

Ramalan Cuaca BMKG Hari Ini, Hujan Berpotensi Guyur Pekanbaru

Hujan diperkirakan masih akan mengguyur wilayah Pekanbaru dan sekitarnya. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Prakiraan cuaca Riau, Minggu (26/7/2026) menunjukkan, potensi hujan yang semakin meluas sejak siang hingga malam hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru juga mengingatkan adanya peluang hujan sedang dan lebat disertai petir serta angin kencang di sejumlah daerah.

Kondisi ini berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat, terutama perjalanan darat, kegiatan di luar ruangan, hingga aktivitas pelayaran di beberapa wilayah pesisir.

Pada pagi hari, cuaca di sebagian besar wilayah Riau diprakirakan masih didominasi udara kabur hingga cerah berawan. Hujan ringan hingga sedang hanya berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.

Namun memasuki siang hingga sore, cakupan hujan diprediksi semakin luas meliputi Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Pelalawan, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai.

BACA JUGA :  Polres Kuansing Musnahkan 1.210 Rakit PETI, 14 Tersangka Dijerat Hukum

Sementara itu, Kota Pekanbaru diprakirakan mulai berpotensi diguyur hujan pada malam hari bersama Kabupaten Kampar, Siak, Kuantan Singingi, Pelalawan, dan Indragiri Hulu.

Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Yasir P, mengatakan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat berlangsung cepat.

“Masyarakat juga diminta mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada siang hingga malam hari,” ujarnya.

BMKG menetapkan wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kampar, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, Pelalawan, dan Kota Dumai sebagai daerah yang perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem sepanjang siang hingga malam.

Selain itu, suhu udara di Provinsi Riau diperkirakan berada pada kisaran 23–34 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 55–100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.

BACA JUGA :  Sinergitas PT NWR, Kepolisian dan Masyarakat Langgam Tanggulangi Karhutla dan Edukasi Satwa Liar

Untuk aktivitas di laut, BMKG menyatakan kondisi gelombang masih relatif aman. Tinggi gelombang diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau berada pada kategori rendah sehingga masih mendukung aktivitas pelayaran skala kecil.

Di tengah potensi hujan tersebut, BMKG juga memperbarui data titik panas di Pulau Sumatera. Hingga pukul 23.00 WIB terdeteksi 285 hotspot, dengan Lampung menjadi provinsi terbanyak sebanyak 95 titik, disusul Sumatera Selatan 74 titik, Jambi 32 titik, Bangka Belitung 28 titik, Aceh 20 titik, Bengkulu 17 titik, Kepulauan Riau 16 titik, dan Sumatera Utara dua titik.

Untuk Provinsi Riau, hanya terdapat satu titik panas yang terpantau berada di Kabupaten Indragiri Hulu.

“Adapun di Provinsi Riau terdeteksi satu titik panas, yang berada di Kabupaten Indragiri Hulu,” kata Yasir.

BACA JUGA :  BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Riau Hari Ini

Meski jumlah hotspot di Riau masih rendah, masyarakat tetap diimbau menjaga kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan pembakaran terbuka.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk selalu memperbarui informasi prakiraan cuaca sebelum beraktivitas, terutama bagi pengguna jalan, nelayan, pelaku transportasi, serta warga yang tinggal di wilayah rawan genangan dan pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang.