PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Kualitas pembangunan manusia di Riau menunjukkan perkembangan positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Riau tahun 2026 mencapai 76,91, tumbuh 0,60 poin atau 0,79 persen dibanding capaian tahun 2025 sebesar 76,31.
Kenaikan ditopang perbaikan pada tiga aspek utama kehidupan masyarakat, yakni kesehatan, pendidikan dan standar hidup layak. Dari ketiga dimensi itu, peningkatan pengeluaran riil per kapita mencatat pertumbuhan paling tinggi.
Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi, Jumat (6/11/2026) menjelaskan, perkembangan IPM tersebut memperlihatkan adanya kemajuan pembangunan manusia di daerah ini.
Menurutnya, tren peningkatan sudah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Sepanjang 2022-2026, IPM Riau rata-rata tumbuh 0,82 persen setiap tahun.
Pengeluaran Masyarakat Tumbuh 4,75 Persen
Pada dimensi standar hidup layak, pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan mengalami kenaikan Rp581 ribu atau 4,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Capaian ini menjadi peningkatan tertinggi di antara indikator pembentuk IPM Riau pada 2026.
Perkembangan tersebut menjadi salah satu gambaran membaiknya kemampuan ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup. Namun, peningkatan daya beli tetap perlu berjalan beriringan dengan kemajuan layanan kesehatan dan akses pendidikan.
Harapan Hidup Penduduk Meningkat
Dari sisi kesehatan, umur harapan hidup (UHH) bayi yang lahir pada 2026 tercatat mencapai 74,97 tahun.
Angka tersebut bertambah 0,23 tahun dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Indikator ini menggambarkan adanya perbaikan pada dimensi umur panjang dan hidup sehat.
Sementara itu, sektor pendidikan juga memperlihatkan perkembangan, meski kenaikannya relatif tipis.
Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk berusia tujuh tahun tercatat 13,45 tahun pada 2026. Angka ini naik 0,01 tahun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 13,44 tahun.
Adapun Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk berusia 25 tahun ke atas meningkat dari 9,55 tahun menjadi 9,56 tahun.
Tren Pembangunan Manusia Terus Bergerak
BPS menilai, kenaikan IPM Riau tidak berdiri pada satu indikator saja. Perbaikan kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak secara bersama-sama mendorong capaian pembangunan manusia tahun ini.
Asep mengatakan, angka IPM memberikan gambaran mengenai perkembangan kualitas hidup masyarakat, mulai dari peluang hidup lebih panjang, kesempatan memperoleh pendidikan, hingga kemampuan memenuhi kebutuhan hidup secara layak.
Dengan capaian 76,91, Riau melanjutkan tren peningkatan pembangunan manusia yang telah berlangsung selama lima tahun terakhir.
Tantangan berikutnya adalah menjaga agar kemajuan tersebut semakin dirasakan masyarakat secara merata, tidak hanya tercermin dalam angka statistik, tetapi juga dalam peningkatan kualitas hidup sehari-hari. (mcr)






