Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Tembus 170 Kali, Minggu Ini Sasar Pekanbaru dan Kampar

Ilustrasi. Pemerintah Provinsi Riau menggelar operasi pasar murah di Pekanbaru dan Kampar. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Upaya menjaga harga kebutuhan pokok tetap terjangkau terus dilakukan Pemerintah Provinsi Riau. Memasuki pertengahan September 2026, Operasi Pasar Murah telah berlangsung 170 kali di berbagai wilayah.

Program tersebut dijalankan Pemprov Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah.

Langkah ini diarahkan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih bersahabat, sekaligus menjaga ketersediaan pasokan pangan di tengah masyarakat.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti mengatakan, operasi pasar murah terus dilanjutkan dengan menyasar sejumlah kawasan.

“Hari ini masuk pada operasi pasar murah ke-170 yang telah kita gelar sepanjang 2026. Ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Riau dalam memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga di tengah masyarakat,” kata Tetty, Senin (14/9/2026).

Lima Lokasi Operasi Pasar Murah Pekan Ini
Untuk pekan ini, masyarakat di dua daerah akan mendapat kesempatan berbelanja kebutuhan pokok melalui operasi pasar murah. Total terdapat lima titik yang telah dijadwalkan, terdiri dari empat lokasi di Kota Pekanbaru dan satu titik di Kabupaten Kampar.

Baca Juga :  Harga TBS Sawit Riau Kembali Turun, Umur 9 Tahun Jadi Rp3.912,24 per Kg, Ini Rincian Selengkapnya

Kegiatan pertama berlangsung Senin (14/9/2026) di Kota Pekanbaru. Lokasinya berada di Halaman Masjid Babussalam, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat.

Sehari berikutnya, Selasa (15/9/2026), kegiatan bergeser ke Kabupaten Kampar. Operasi pasar murah dijadwalkan berlangsung di Halaman Kantor Desa Pandau Jaya.

Rangkaian kegiatan kemudian kembali ke Kota Pekanbaru. Rabu, 16 September 2026, operasi pasar murah digelar di Halaman Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim.

Kamis (17/9/2026), masyarakat dapat mendatangi Halaman Kantor Lurah Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani.

Sementara agenda terakhir pekan ini berlangsung Jumat (18/9/2026) di Halaman Kantor Lurah Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur.

Dengan pola tersebut, warga di sejumlah kecamatan mendapat akses langsung terhadap bahan pangan yang ditawarkan dalam program pasar murah pemerintah daerah.

Harga Beras Mulai Rp60 Ribu per 5 Kilogram
Bukan hanya lokasi yang perlu diperhatikan masyarakat. Sejumlah komoditas kebutuhan pokok juga disiapkan dengan harga yang telah ditetapkan dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Harga TBS Sawit Riau Kembali Turun, Umur 9 Tahun Jadi Rp3.912,24 per Kg, Ini Rincian Selengkapnya

Untuk beras SPHP, harga yang ditawarkan Rp60 ribu untuk kemasan 5 kilogram.

Ada pula beras Anak Daro dan Sokan yang dijual Rp169 ribu per 10 kilogram. Untuk kemasan 5 kilogram, kedua jenis beras tersebut dipasarkan dengan harga Rp84.500.

Komoditas lainnya juga tersedia. Gula pasir dipatok Rp18 ribu per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan Minyakita dijual Rp15.500 per bungkus.

Untuk kebutuhan dapur lainnya, garam Krista tersedia dengan harga Rp2.000 per 200 gram. Garam Nusantara dijual Rp2.000 per 250 gram.

Sementara telur ditawarkan dengan harga Rp49 ribu per papan.

Harga tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat yang ingin memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan pengeluaran yang lebih terkendali.

Pemprov Riau mengimbau masyarakat yang hendak memanfaatkan operasi pasar murah agar memperhatikan jadwal dan lokasi yang sudah ditentukan.

Warga juga diminta menjaga ketertiban selama proses pembelian. Antrean yang teratur diperlukan agar kegiatan dapat berlangsung lancar dan seluruh masyarakat memperoleh kesempatan berbelanja.

Baca Juga :  Harga TBS Sawit Riau Kembali Turun, Umur 9 Tahun Jadi Rp3.912,24 per Kg, Ini Rincian Selengkapnya

Tetty turut mengingatkan masyarakat untuk membawa kantong belanja sendiri dari rumah.

“Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik,” ujarnya.

Operasi pasar murah yang telah mencapai 170 kali sepanjang 2026 ini menjadi salah satu langkah Pemprov Riau dalam mendekatkan akses pangan kepada masyarakat. Dengan jadwal yang tersebar di sejumlah wilayah, program tersebut diharapkan membantu warga memenuhi kebutuhan pokok sekaligus ikut menjaga stabilitas harga di daerah. (mcr)