Kondisi SDN 006 Petonggan Memprihatinkan, Berlantai Tanah Berdinding Kayu Tanpa Kantor Guru dan WC, Ini Penjelasan Disdikbud Inhu

Kabid Sarana Prasarana PAUD, TK, SD dan SMP, Armen. (Foto: Obrin/FokusRiau.Com)

INDRAGIRI HULU, FOKUSRIAU.COM-Meski lokasinya dekat dengan kantor camat, namun Sekolah Dasar Negeri 006 kelas jauh Petonggan di Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Inhu, Riau masih belum tersentuh pembangunan.

Padahal, sekolah ini sudah memiliki satu alumni dan ada 180 peserta didik yang sedang menuntut ilmu. Namun bangunan sekolah masih memprihatinkan. Hanya berlantai tanah dengan dinding kayu bulat lapuk yang sudah dimakan rayap.

Sementara meja kursi belajar juga sudah tidak layak. Ironisnya, sekolah ini tidak memiliki kantor untuk para guru dan WC.

Terhadap kondisi itu, Kepala Dinas Pendidian dan Kebudayaan Inhu, Kamaruzaman melalui Kabid Sarana Prasarana PAUD, TK, SD dan SMP, Armen kepada FokusRiau.Com, Jumat (12/11/2021) mengatakan, sejumlah gedung PAUD, TK, SD dan SMP di Inhu memang sangat membutuhkan perhatian.

Baca Juga:  Pemprov Riau Hentikan Tambang Ilegal di Kampar, Pelaku Terancam Denda Rp100 Miliar

Saat ini, ada tambahan ruang kelas baru di beberapa lokasi yang sedang diperjuangkan anggarannya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat. Terkait gedung SDN 006 Petonggan yang dibangun pemerintah desa dulu berada di pusat kota kecamatan. Namun kini, sekolah ini menjadi sekolah kelas jauh dan nomor klaturnya juga belum ada.

Dampaknya, dana pembangunan melalui DAK dan APBD untuk membangun sekolah tersebut belum bisa dianggarkan.

“Memang untuk pembangunan SDN 006 Petonggan sudah diusulkan, tapi tidak bisa diangarkan, karena nomor klaturnya dan lahan bangunan sekolah masih dalam proses hibah. Mudah-mudahan, ke depan bisa dibangun,” ungkapnya. (*)

Baca Juga:  BGN Evaluasi Insentif Dapur MBG Rp6 Juta per Hari, Anggaran Terancam Bengkak Rp12 Triliun

Penulis: Obrin
Editor: Boy Surya Hamta