Riau  

Hujan Lebat Berpotensi Meluas ke Pekanbaru, 14 Hotspot Masih Terpantau di Riau

BMKG mengingatkan masyarakat soal potensi hujan yang masih bisa muncul. (Foto: Unsplash.com/Ryoji Iwata)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang dan lebat dapat disertai petir serta angin kencang masih akan mengguyur sejumlah wilayah Riau, termasuk Pekanbaru, Kamis (9/7/2026). Kondisi tersebut diperkirakan berlangsung sejak pagi sampai dini hari.

Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Mari Frystine mengatakan, hujan telah terpantau melalui citra radar cuaca sejak pagi di sebagian wilayah Kabupaten Pelalawan, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.

“Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang disertai petir dan angin kencang telah terjadi di beberapa wilayah dan diprakirakan masih bertahan hingga siang hari,” katanya.

Pada periode siang hingga sore, hujan diperkirakan meluas ke Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Siak, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan Kota Pekanbaru.

Adapun pada malam hingga dini hari, potensi hujan masih berlanjut di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Dumai, Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.

Baca juga:  Update Cuaca Riau: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Riau

BMKG menilai, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi yang memiliki aktivitas luar ruangan, pengguna jalan, maupun pelaku transportasi sungai dan laut.

Pada pagi hari, potensi cuaca ekstrem diprakirakan terjadi di Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir. Memasuki siang hingga sore, wilayah yang berpotensi terdampak bertambah meliputi Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Siak, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan Kota Pekanbaru.

BMKG mencatat suhu udara di Riau berkisar 23 hingga 34 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 55 hingga 100 persen.

“Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10 sampai 40 kilometer per jam,” ujar Mari.

Sementara itu, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Riau secara umum berada pada kategori rendah antara 0,5 hingga 1,25 meter.

Meski demikian, BMKG mengingatkan adanya peluang gelombang sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di perairan Dumai-Bengkalis dan Kepulauan Meranti-Pelalawan sehingga nelayan dan operator transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan.

Baca juga:  Puting Beliung Hancurkan Dua Boat Nelayan di Pulau Halang Rohil, Kerugian Ratusan Juta

Selain memantau perkembangan cuaca, BMKG juga masih mendeteksi keberadaan titik panas di Provinsi Riau. Hingga pukul 23.00 WIB, tercatat terdapat 14 hotspot yang tersebar di lima kabupaten dan kota.

Rinciannya, tujuh titik berada di Kabupaten Rokan Hilir, tiga titik di Bengkalis, dua titik di Rokan Hulu, satu titik di Pelalawan dan satu titik di Kota Pekanbaru.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan.

“Meskipun hujan masih terjadi di sejumlah wilayah, kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan tetap perlu ditingkatkan,” kata Mari. (mcr)