Harga Emas Antam Turun Rp61.000 Sepekan, Investor Kini Hadapi Dilema Beli Atau Jual

Emas Antam. Harga emas Antam terus mengalami penurunan dalam sepekan terakhir. (Foto: Antara)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Harga emas Antam mengalami tekanan sepanjang pekan pertama Juni 2026. Dalam enam hari perdagangan, harga logam mulia tersebut turun Rp61.000 per gram. Senin (1/6/2026) masih di posisi Rp2.799.000, Sabtu (6/6/2026) turun menjadi Rp2.738.000 per gram.

Koreksi ini penting dicermati, karena emas selama ini menjadi salah satu instrumen investasi pilihan masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi.

Penurunan harga juga terjadi pada buyback atau harga jual kembali emas ke Logam Mulia. Dalam periode yang sama, buyback turun Rp78.000 per gram dari Rp2.609.000 menjadi Rp2.531.000 per gram.

Pergerakan tersebut menunjukkan pasar emas sedang menghadapi tekanan setelah sebelumnya mencatat tren kenaikan dalam beberapa bulan terakhir.

Sepanjang pekan, harga emas bergerak fluktuatif. Setelah bertahan di level Rp2.799.000 per gram pada awal pekan, harga turun menjadi Rp2.774.000 pada Selasa (2/6/2026).

Harga kemudian stagnan, Rabu (3/6/2026), sebelum kembali terkoreksi menjadi Rp2.759.000 per gram di Kamis (4/6/2026). Untuk Jumat (5/6/2026), harga sempat menguat Rp11.000 menjadi Rp2.770.000 per gram. Namun penguatan tersebut tidak bertahan lama karena pada Sabtu (6/6/2026), harga kembali turun tajam Rp32.000 per gram menjadi Rp2.738.000.

Penurunan harian terbesar selama pekan ini terjadi pada perdagangan Sabtu. Sementara kenaikan harian tertinggi tercatat pada Jumat dengan penguatan Rp11.000 per gram.

Buyback Turun Lebih Dalam

Tekanan pasar juga terlihat pada harga buyback emas Antam. Buyback yang pada awal pekan berada di level Rp2.609.000 per gram turun menjadi Rp2.584.000 pada Selasa. Setelah stabil sehari, harga kembali melemah menjadi Rp2.571.000 pada Kamis.

Baca Juga:  Illegal Logging di Pelalawan Terbongkar, Polisi Gagalkan Kiriman 260 Batang Kayu Mahang Menuju Pekanbaru

Meski sempat naik menjadi Rp2.583.000 pada Jumat, harga buyback kembali terkoreksi tajam menjadi Rp2.531.000 per gram pada Sabtu.

Penurunan buyback yang lebih besar dibanding harga jual menunjukkan margin keuntungan investor yang menjual emas dalam jangka pendek menjadi semakin tipis.

Bagi masyarakat Riau, pergerakan harga emas memiliki arti penting karena emas masih menjadi instrumen investasi yang banyak dipilih, terutama oleh keluarga, pelaku UMKM, dan masyarakat yang menginginkan aset lindung nilai terhadap inflasi.

Koreksi harga dalam sepekan dapat menjadi sinyal bahwa pasar sedang melakukan penyesuaian setelah periode kenaikan yang cukup tinggi. Investor jangka pendek berpotensi menunda penjualan karena selisih keuntungan menyusut akibat turunnya harga buyback.

Di sisi lain, sebagian investor justru melihat penurunan harga sebagai peluang akumulasi. Strategi membeli saat harga terkoreksi sering digunakan oleh investor yang memiliki horizon investasi jangka menengah hingga panjang.

Meskipun Riau dikenal sebagai daerah berbasis sawit, migas, dan industri pengolahan, pergerakan harga emas tetap menjadi indikator yang diperhatikan pelaku ekonomi.

Ketika harga emas naik tajam, sebagian masyarakat cenderung mengalihkan dana ke aset safe haven. Sebaliknya, saat harga melemah, dana investasi dapat berpindah ke sektor lain seperti deposito, pasar modal, atau usaha produktif.

Baca Juga:  Illegal Logging di Pelalawan Terbongkar, Polisi Gagalkan Kiriman 260 Batang Kayu Mahang Menuju Pekanbaru

Fluktuasi harga emas juga sering mencerminkan sentimen global terhadap inflasi, suku bunga, dan risiko geopolitik. Faktor-faktor tersebut pada akhirnya turut mempengaruhi iklim investasi dan aktivitas ekonomi daerah, termasuk di Riau yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap perdagangan komoditas.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas

Pergerakan harga emas dipengaruhi sejumlah faktor utama, antara lain harga emas dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, kebijakan suku bunga bank sentral, kemudian kondisi geopolitik global dan permintaan dan penawaran emas di pasar.

Perubahan pada salah satu faktor tersebut dapat memicu kenaikan maupun penurunan harga emas dalam waktu relatif singkat.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini, Minggu 7 Juni 2026

  • 0,5 gram: Rp1.419.000
  • 1 gram: Rp2.738.000
  • 2 gram: Rp5.416.000
  • 3 gram: Rp8.099.000
  • 5 gram: Rp13.465.000
  • 10 gram: Rp26.875.000
  • 25 gram: Rp67.062.000
  • 50 gram: Rp134.045.000
  • 100 gram: Rp268.012.000
  • 250 gram: Rp669.765.000
  • 500 gram: Rp1.339.320.000
  • 1.000 gram (1 kg): Rp2.678.600.000

Pelaku investasi di Riau perlu mencermati perkembangan harga emas global, arah kebijakan suku bunga internasional, serta pergerakan nilai tukar rupiah dalam beberapa pekan ke depan.

Jika tekanan global berlanjut, harga emas berpotensi mengalami koreksi lanjutan. Namun apabila ketidakpastian ekonomi meningkat atau nilai tukar rupiah melemah, emas berpeluang kembali menjadi aset pilihan dan mendorong harga bergerak naik. Kondisi tersebut akan menentukan keputusan investor, baik untuk menambah kepemilikan maupun merealisasikan keuntungan dari investasi emas mereka. (kpc)