PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Pemerintah menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat Pekanbaru. Menteri Pertanian, Amran Sulaiman menyerahkan langsung bantuan tersebut di Kantor Camat Marpoyan Damai, Kamis (17/9/2026).
Penyaluran bantuan pangan ini menjadi bagian dari program nasional yang menyasar puluhan juta penerima. Di Provinsi Riau, jumlah penerimanya mencapai 619 ribu orang.
Amran mengatakan, program tersebut dijalankan atas arahan Presiden Prabowo sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan pangan.
“Bantuan pangan atas perintah bapak Presiden kita kirim ke seluruh Indonesia 33,4 juta orang penerima termasuk Riau 619 ribu orang yang penerimanya,” kata Amran kepada wartawan.
33,4 Juta Penerima di Seluruh Indonesia
Secara nasional, bantuan pangan tahap pertama dialokasikan untuk 33,4 juta penerima. Riau mendapat bagian dengan jumlah penerima mencapai 619 ribu orang.
Menurut Amran, terdapat perubahan dalam sumber beras yang digunakan pemerintah untuk program bantuan pangan kali ini.
Ia menyebut, beras yang disalurkan sekarang berasal dari hasil produksi petani Indonesia. Kondisi tersebut berbeda dengan periode ketika kebutuhan beras bantuan pemerintah masih dipenuhi melalui impor dari sejumlah negara.
“Yang saat ini dulu kalau ada bantuan pangan itu dari negara lain berasnya diimpor dari Thailand, Vietnam, Pakistan, India. Hari ini bantuan pangan kita adalah beras dari produksi petani kita sendiri,” ujarnya.
Kebijakan tersebut sekaligus menunjukkan adanya keterkaitan antara produksi pertanian dalam negeri dengan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat penerima bantuan.
Pekanbaru Dapat Alokasi 1.814 Ton Beras
Direktur Utama Perum Bulog, Letjen Purnawirawan TNI Ahmad Rizal Ramdani menjelaskan, penyaluran bantuan pangan untuk Kota Pekanbaru mencakup periode Juli hingga September 2026.
Untuk wilayah Pekanbaru, terdapat 60.478 penerima manfaat dan masing-masing menerima 30 kg. Total beras yang dialokasikan mencapai 1.814 ton.
Rizal menyebut, penerima bantuan berasal dari kelompok masyarakat yang masuk dalam desil 1 hingga desil 4.
“Untuk Kota Pekanbaru ada 60.478 penerima manfaat dengan jumlah kuantum 1.814 ton. Ini bantuan dari Presiden yang diserahkan kepada masyarakat desil 1 dan 4,” kata Rizal.
Salurkan Bibit dan Traktor
Dalam kunjungan tersebut, Amran juga menyampaikan adanya dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian dan perkebunan.
Pemerintah, kata Amran, kini menyiapkan bantuan bibit perkebunan dengan cakupan sekitar 10 ribu hektare, termasuk untuk komoditas kelapa dan tanaman lainnya.
Bantuan tersebut dilengkapi dengan penyediaan benih dan traktor untuk mendukung kegiatan budidaya.
Ditegaskan, bantuan yang diberikan untuk sektor pertanian tersebut ditargetkan dapat ditanam hingga Desember 2026.
Dengan skema tersebut, bantuan pemerintah tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat melalui beras, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas produksi petani di daerah. (ris)






