PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Warga Riau diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, Senin (28/9/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan turun di sejumlah daerah, dengan potensi intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Potensi cuaca ekstrem tersebut tidak hanya terjadi di satu kawasan. BMKG memasukkan sejumlah kabupaten dan Kota Pekanbaru dalam wilayah yang perlu mencermati perkembangan cuaca, terutama pada siang hingga sore serta malam sampai dini hari.
Forecaster On Duty BMKG, Yasir P mengatakan, kondisi cuaca Riau pada pagi hari diprakirakan kabur hingga cerah berawan.
Memasuki siang, langit diperkirakan berubah cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan sampai sedang berpeluang turun di sebagian wilayah Rokan Hulu, Bengkalis, Siak dan Kampar.
Potensi hujan meningkat memasuki sore hingga malam. BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang dapat terjadi di sebagian besar wilayah Riau.
Kondisi serupa masih berpeluang berlangsung pada dini hari. Hujan ringan hingga sedang diprakirakan turun di sebagian wilayah Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan Pekanbaru.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait peluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
“BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” ujar Yasir P.
Potensi tersebut diprakirakan terjadi di Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi dan Kota Pekanbaru.
Waktunya dapat terjadi pada siang atau sore, kemudian kembali berpotensi pada malam hingga dini hari.
Suhu Riau 23-33 Derajat Celsius
Dari sisi kondisi atmosfer, suhu udara di Riau diprakirakan berada pada rentang 23 hingga 33 derajat Celsius. Tingkat kelembapan cukup tinggi, yakni sekitar 55 sampai 100 persen.
Angin diperkirakan bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10-40 kilometer per jam.
Sementara bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan, kondisi gelombang laut masih berada pada kategori rendah. Tinggi gelombang diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter.
Satu Hotspot Terdeteksi di Indragiri Hilir
Di tengah potensi hujan yang cukup meluas, pemantauan titik panas di Riau menunjukkan hanya satu hotspot berdasarkan pembaruan data hingga pukul 23.00 WIB.
Titik panas tersebut terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hilir.
Namun, jumlah hotspot di kawasan Sumatera jauh lebih tinggi. Data BMKG mencatat terdapat 1.011 titik panas di seluruh Sumatera.
Sumatera Selatan mencatat jumlah tertinggi dengan 761 titik. Berikutnya Lampung 178 titik, Bangka Belitung 65 titik dan Jambi 59 titik. Bengkulu tercatat memiliki tujuh titik panas.
BMKG mengimbau masyarakat tidak mengabaikan perubahan kondisi cuaca, terutama pada periode ketika potensi hujan lebat meningkat.
Masyarakat di wilayah yang masuk dalam peringatan dini diminta mencermati informasi cuaca terbaru, khususnya pada siang hingga sore serta malam sampai dini hari.
“BMKG mengimbau masyarakat tetap mewaspadai perkembangan cuaca, terutama pada siang hingga sore serta malam dan dini hari ketika potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah,” kata Yasir. (mcr)






